Gubernur Saksikan Penandatanganan MoU Penanggulangan Kebakaran Penyelamatan Wilayah Berbatasan Kawasan Suci Besakih

senin besakih1

GUBERNUR Bali Wayan Koster menyaksikan penandatanganan MoU (nota kesepahaman) penanggulangan kebakaran dan penyelamatan wilayah berbatasan antara empat kabupaten penyangga kawasan suci Besakih, di Aula Gedung Parkir Manik Mas Kawasan Suci Besakih, Rendang, Karangasem, pada Jumat (2/12/2022) siang. Penandatanganan ini dilaksanakan oleh Kabupaten Karangasem, Bangli, Klungkung dan Buleleng.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Karangasem I Gede Dana menjelaskan bahwa penandatanganan MoU ini dimaksud sebagai dasar upaya penyelamatan dan penanggulangan bencana bila terjadi hal-hal yang tidak diinginkan di kawasan suci Besakih. ” Besakih adalah lokasi suci, sehingga kita perlu bersiap menanggulangi semua kemungkinan. Kerjasama ini kami inisiasi dengan melibatkankan kabupaten penyangga Besakih guna melindungi beberapa bangunan dan fasilitas umum bernilai strategis,” tegasnya.

Baca juga :  Nelayan Tenggelam Akhirnya Ditemukan Mengambang

Dana juga menjelaskan upaya penanggulangan kebakaran dan bencana di beberapa kawasan lain yang berperan strategis bagi Pulau Dewata seperti Pelabuhan Padangbai, depo Pertamina, hingga hutan Gunung Agung. “Apalagi penataan yang besar dan serius sudah dilaksanakan oleh Bapak Gubernur. Kita harus berupaya  menjaga bersama. Karangasem masih terbatas personelnya dengan hanya dua pos pemadam kebakaran. Kita ingin lebih siap untuk upaya penanggulangan bencana,” tegas Dana.

“Kami sudah lakukan komunikasi dan kolaborasi lintas kabupaten untuk ini dan terima kasih pula kepada Bapak Gubernur. Sejak di bangku SMA saya dengar hanya wacana (penataan Besakih)  dan saat saya menjadi Bupati, barulah ditata oleh Bapak Gubernur. Kami sebagai pengampu sangat senang dan mensyukuri penataan ini,” tandas Dana.

Kasatpol PP Provinsi Bali I Dewa Nyoman Rai Dharmadi dalam keterangannya seusai acara  mengatakan perjanjian ini memang sangat penting sehingga keterbatasan armada dan personel terutama di kawasan Besakih agar teratasi. “Upaya penanggulangan bencana untuk kawasan perbatasan antarkabupaten memang perlu kerjasama, sehingga ada kesepakatan bila ada bencana. Ini juga termasuk untuk proses-proses evakuasi  dan memang perlu untuk dilaksanakan lintas kabupaten,” tutup Rai Dharmadi.

Baca juga :  Terbukti Lakukan Pembunuhan Berencana, Bapak dan Anak Divonis Belasan Tahun

Hadir pula dalam kesempatan tersebut, Kadis PUPR Provinsi Bali Nusakti Yasa Wedha, Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Karangasem I Ketut Sedana Merta dan Sekda Kabupaten Klungkung, I Gede Putu Winastra. (kmb)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini