Pengeroyok Tukang Ojek di Ubung Tertangkap, Salah Satunya Mantan Napi

aniaya

Ubung, DENPOST.id

Kasus pengeroyokan terhadap salah seorang warga, Agus Kurnianto (32) asal Jalan Cokroaminoto Gang Angsoka, Ubung, Denpasar Utara, diungkap polisi. Dua tersangka, Komang Adi Anggara Surya Wiguna (24) dan Putu Bagus Yogi Baskara (26) ditangkap saat bersembunyi di rumahnya, Minggu (4/12).

Tersangka Adi dibekuk di Jalan Cokroaminoto Gang Melati, Ubung Kaja, sedangkan Yogi di Desa Angantaka, Abiansemal, Badung. “Tersangka Adi mantan napi yang pernah dipenjara akibat kasus narkoba. Dia tidak bekerja. Sedangkan Yogi seorang juru parkir,” kata Kasi Humas Polresta Denpasar Iptu Ketut Sukadi, Selasa (6/12).

Baca juga :  Student Band Battle Competition, Kesempatan Bertemunya Musisi Muda Berbakat

Kedua tersangka dibekuk setelah polisi menerima laporan kasus pengeroyokan terhadap Agus Kurnianto. Korban dianiaya dengan menggunakan batang kayu di Jalan Cokroaminoto Gang Angsoka, Ubung, Denpasar Utara, Sabtu (3/12) sekitar pukul 19.00.

Akibat kejadian tersebut, korban mengalami luka robek di kepala atas dengan 15 jaritan, luka lebam di mata kanan, pergelangan tangan kiri patah dan luka lebam di kedua tangan. “Kedua tersangka menyerang korban secara brutal. Setelah korban tersungkur berlumuran darah, mereka pergi dari lokasi dan bersembunyi di rumahnya,” imbuhnya, seraya mengatakan korban yang bekerja sebagai tukang ojek tersebut masih menjalani perawatan di RS Wangaya, Denpasar.

Baca juga :  Bali Kejar Target Vaksinasi Nakes Tuntas Februari

Kedua tersangka yang diinterogasi mengakui perbuatannya. Mereka mengatakan, memukul korban dengan kayu ranting berulangkali. Setelah diteriaki warga, keduanya melarikan diri dan membuang kayu tersebut di kali mati Jalan Karang Sari, Ubung.

Motif pengeroyokan tersebut karena tersangka Adi sempat berselisih paham dengan korban siang sebelum kejadian. Tersangka tidak terima karena ditegur korban saat menggeber motor dengan suara besar. “Menurut tersangka, korban sempat ngomong “KIRA CI PUNYA JALANNYA SENDIRI”. ” Tersangka dendam kemudian mengajak Yogi untuk balas dendam. Dan akhirnya mereka melihat korban melintas di di TKP dan terjadi pengeroyokan. Aksi penganiayaan itu telah mereka rencanakan,” tegasnya. (124)

Baca juga :  Pembina Koperasi Terbaik, Gubernur Koster Terima Penghargaan

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini