Hasil Uji Sampel Otak Anjing Positif Rabies

20221207 161659

Negara, DENPOST.id

Pasca gigitan anjing terhadap empat korban di Kelurahan Gilimanuk, Kecamatan Melaya, Jembrana, Dinas Pertanian Pangan Jembrana melakukan uji sampel otak anjing tersebut di Laboratorium BB-VET Denpasar. Hasilnya ternyata positif rabies.Dinas terkait pun melakukan vaksinasi massal di Gilimanuk, Rabu (7/12).

Kepala Bidang Kesehatan Hewan, Kesehatan Masyarakat Veteriner (Keswan-Kesmavet), Dinas Pertanian dan Pangan Jembrana, I Wayan Widarsa menjelaskan, hasil lab tersebut dirinya terima pada Selasa (6/12) malam.

“Kami sudah terima hasil labnya Selasa malam. Hasilnya anjing yang sempat menggigit empat warga di Kelurahan Gilimanuk positif rabies. Sehingga hari ini kita lakukan vaksinasi emergency di 4 lingkungan, Kelurahan Gilimanuk,” jelas Widarsa.

Pihaknya mengharapkan warga agar selalu waspada terkait keberadaan anjing liar yang mencurigakan, segera melaporkan kepada dinas terkait untuk mengantisipasi adanya gigitan baru di wilayah Kabupaten Jembrana.

Baca juga :  PPKM Darurat, Polres Jembrana Bagikan Ini

Sementara tim vansinator rabies Jembrana melakukan vaksinasi emergency di Kelurahan Gilimanuk.Petugas harus kejar-kejaran hingga ke pinggir pantai memburu anjing warga dan menggunakan tulup.

Petugas yang melakukan vaksinasi menggunakan dua alat diantaranya jarum suntik yang disuntikan langsung, dan menggunakan alat tulup. Anjing yang tidak dikandangkan lebih susah untuk di vaksin, sehingga petugas sempat kejar-kejaran untuk menulup anjing tersebut.

Sub Koordinator Kesehatan Hewan, Bidang Keswan dan Kesmavet, Dinas Pertanian dan Pengan Jembrana I Gusti Ngurah Bagus Rai Mulyawan menjelaskan, pihaknya bersama 5 tim vaksinasi rabies menyasar 4 lingkungan di wilayah Kelurahan Gilimanuk.

Baca juga :  Ngantuk, Kijang Tabrak Pohon Perindang

Pihaknya membagi tim menjadi 5 karena populasi di wilayah Gilimanuk ini cukub besar hingga 718 estimasi, sehingga tim harus bekerja cepat. Selain melakukan penyuntikan langsung kita juga mengerahkan tim tulup untuk anjing yang liar.

Dia juga mengatakan untuk stok vaksin yang disediakan kegiatan vaksinasi emergency di Gilimanuk sudah melebihi dari total populasi yang ada, sehingga hari ini akan dituntaskan di 4 wilayah keluraha Gilimanuk.

Dari hasil investigasi penelusuran anjing rabies ini, dirinya mengatakan masih banyak lagi yang menjadi korban gigitan anjing rabies. Sebelum menggigit empat warga, anjing rabies ini juga sempat berkelahi dengan sejumlah anjing dan kucing di wilayah tersebut, sehingga kita sarankan yang terkena gigitan maupun semoat di jilat untuk dilakukan vaksinasi anti rabies (VAR).

Baca juga :  Bawa Satu Truk Kayu Ilegal, Sopir Ditahan Polisi

Setelah dilakukan penelusuran pihaknya menemukan beberapa warga yang sudah semoat digigit, sehingga diedukasi untuk melaksanakan baksinasi VAR di faskes terdekat. “Lantaran tidak hanya melalui gigitan, penyebaran rabies juga dapat melalui jilatan yang masuk ke pori-pori, ininyang kita antisipasi,” papar Mulyawan.

Dari hasil penyelidikan, ditemukan 1 warga yang semoat di gigit oleh seekor kucing yang sempat kontak dengan anjing positif rabies, sehingga pada Selasa (6/12) sudah dilakukan vaksinasi VAR.

Dirinya juga mengatakan melakukam pendekatang dengan warga pemilik anjing yang sempat kontak dengan anjing positif rabies agar mengkandangkan anjingnya selama 14 hari masa observasi. (120)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini