Tujuh Tersangka Perusakan Penjor Ditahan untuk Sidang

picsart 22 12 07 19 43 18 975
PERUSAKAN PENJOR - Polres Gianyar melimpahkan 7 tersangka dan barang bukti kasus pengerusakan penjor yang diterima JPU Kejari Gianyar, Rabu (7/12/2022).

Gianyar, DenPost

Tujuh orang tersangka penistaan agama atau pengerusakan penjor di Desa Adat Taro Kelod, Kecamatan Tegallalang, Gianyar, telah dilakukan pelimpahan tahap dua. Pelimpahan tujuh tersangka dan barang bukti dari penyidik Polres Gianyar kepada Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejari Gianyar, Rabu (7/12/2022).

Atas kondisi tersebut, para tersangka yang terdiri dari prajuru adat kini dilakukan penahanan di ruang tahanan Polres Gianyar, sembari menunggu sidang di Pengadilan Negeri Gianyar, dalam waktu dekat ini.

Kasi intelijen Kejaksaan Negeri Gianyar, I Gde Ancana, S.H., di Kejari Gianyar mengatakan pihaknya segera menyusun surat dakwan yang akan dilimpahkan ke pengadilan. Pada saat ini, JPU melakukan penahanan terhadap tujuh tersangka yang dititipkan di Mapolres Gianyar.

Dikatakan dia, setelah tahap 2 JPU menyusun surat dakwaan. Pada saat ini, JPU juga melakukan penahanan terhadap tujuh orang tersangka, IKSB, IWW, IMW, IKW, IKG, IMAN dan IKSR. Dalam kasus ini diseplit jadi dua berkas, yakni tersangka IKSB seorang Bendesa Adat Taro Kelod, disangkakan Pasal 156 KUHP dan atau Pasal 170 Jonto 55 KUHP. Sementara enam orang tersangka yang juga prajuru desa masing-masing IWW, IMW, IKW, IKG, IMAN dan IKSR dijerat dengan Pasal 170 ayat (1) KUHP atau Pasal 156 Jonto 55 KUHP.

Baca juga :  Sekda Adi Arnawa Buka "Meet Up Contest dan Dynotest Battle" ST Lokika Maryada Gulingan

Alasan JPU menahan para tersangka, menurut Kasi Intel Kejari Gianyar karena alasan subyektif dan obyektif. Selain itu, alasan untuk mempercepat persidangan, tidak mengulangi perbuatannya dan agar tidak menghilangkan barang bukti.

Setelah tahap 2 pelimpahan tersangka dan barang bukti, JPU Gianyar akan segera menyusun surat dakwaan dan segera tersangka disidangkan di PN Gianyar.

Sementara penasehat hukum tersangka, I Gede Narayana, S.H., mengatakan sebelum tahap dua, sebelumnya kliennya sudah ditahan di Polres Gianyar. Kini, para tersangka dan barang bukti dilimpahkan dari penyidik Polres Gianyar kepada JPU Kejari Gianyar atau tahap dua.
Karena para tersangka prajuru desa adat termasuk juga seorang bendesa adat, pihaknya mengajukan permohonan penangguhan penahanan karena di desa para tersangka dalam waktu dekat ada upacara piodalan. (116)

Baca juga :  Polres Gianyar Tanam Pohon

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini