42 Kepsek Se-Kalteng Belajar ke SMAN 2 Semarapura

picsart 22 12 08 11 03 43 202
BERKUNJUNG - Kepala sekolah se-Provinsi Kalimantan Tengah melakukan Studi Komparasi dan Kemitraan Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) ke SMAN 2 Semarapura, pada Rabu (7/12/2022).

Semarapura, DENPOST.id

SMAN 2 Semarapura (Smadara) mendapatkan kehormatan luar biasa. Sebanyak 42 kepala sekolah se-Provinsi Kalimantan Tengah melakukan Studi Komparasi dan Kemitraan Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) pada Rabu (7/12/2022). Rombongan dipimpin Kepala Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga Provinsi Kalimantan Tengah, H. A. Syaifudi.

Rombongan disambut Kepala SMAN 2 Semarapura, Drs. I Wayan Janiarta, beserta para dewan guru dan Kabid PSMA Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga Provinsi Bali, Drs. I Nyoman Ratmaja.
“Momen ini merupakan suatu kehormatan bagi kami, karena dalam sekali kunjungan 42 kepala sekolah se-Provinsi Kalimantan Tengah dapat hadir sekaligus,” kata Janiarta.

Baca juga :  Temui Warga Miskin, Ini yang Dilakukan Polwan Polres Klungkung

Kunjungan tersebut tentu saja menjadi kebanggaan tersendiri bagi warga SMAN 2 Semarapura.
Setelah menggelar ramah-tamah di aula sekolah, rombongan kemudian melihat pameran Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5). Termasuk penampilan dari 45 ekstrakurikuler yang ada di sekolah setempat.

Tidak hanya itu, Smadara juga menunjukkan beragam kegiatan dan organisasi siswa. Mulai dari OSIS, Dewan Perwakilan Siswa (DPS), dan Patroli Keamanan Sekolah (PKS). Termasuk keberadaan bank sampah yang dikelola oleh SISPALA, maupun ketangkasan dari pasukan LKBB yang menggelar atraksi di halaman sekolah.

Baca juga :  Warung Remang-remang di Klungkung Digerebek Satpol PP

Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Kalimantan Tengah, H. A. Syaifudi, mengatakan, tujuan mereka berkunjung untuk belajar tentang pelaksanaan program SKS (Sistem Kredit Semester) yang dijalankan di Smadara.
“Kami di Kalimantan Tengah sebenarnya banyak memiliki potensi siswa yang cemerlang, namun belum menjalankan program SKS, makanya kami datang untuk studi banding,” ujar Syaifudi.

Sebagaimana diketahui, Smadara telah menjalankan program SKS sejak tahun 2012. Melalui program tersebut, siswa dengan kemampuan khusus difasilitasi untuk menyelesaikan masa studi lebih cepat, yaitu menempuh masa SMA selama 2 tahun. (119)

Baca juga :  Jelang Natal, Togar Situmorang Berbagi Kasih dengan Anak Yatim-Piatu

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini