Pidato di Paris, Gubernur Koster Ajukan Pembukaan WWF pada Rahina Tumpek Uye 18 Mei 2024

koster123
PIDATO - Gubernur Bali Wayan Koster saat berpidato di Paris, Prancis, Rabu (7/12/2022), mengenai rangkaian World Water Forum (WWF) di Bali tahun 2024. (DenPost.id/ist)

Denpasar, DenPost.id

Gubernur Bali Wayan Koster bersama Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya, dan Staf Ahli Menteri Bidang Teknologi, Industri, dan Lingkungan Kementerian PUPR Ir.Endra S. Atmawidjaja, menghadiri rangkaian World Water Forum (WWF) di Paris, Prancis, pada Rabu (7/12/2022). Forum tersebut digelar sejak Selasa (6/12/2022) hingga Kamis (8/12/2022). Demikian siaran pers yang diperoleh DenPost.id di Denpasar, Kamis.

Ditandai dengan acara cocktail party, WWF juga dihadiri oleh Duta Besar LBBP RI untuk Prancis, Andorra, Monako, serta delegasi tetap Republik Indonesia untuk UNESCO Mohamad Oemar, Presiden World Water Council (WWC) Loïc Fauchon, dan Dewan Gubernur World Water Council.

Gubernur Koster dalam awal pidatonya menyampaikan salam Om Swastyastu. Mewakili Pemda dan masyarakat Bali, sebagai Gubernur Bali, Koster mengucapkan terima kasih dan apresiasi karena memilih Bali sebagai tempat WWF ke-10 tahun 2024 mendatang. ‘’Dengan keindahan alam, keramahtamahan masyarakat, dan keunikan budaya Bali, kami siap menyambut kehadiran para delegasi di Bali. The Island of Gods, The Island of Love, and The Last Paradise of The World,’’ tegas Ketua DPD PDI Perjuangan Bali ini.

Sebagai Gubernur Bali, Koster mengajukan World Water Forum WWF ke-10 pada 18-24 Mei 2024. ‘’Acara pembukaan dilaksanakan pada 18 Mei 2024 bertepatan dengan hari baik menurut kearifan lokal Bali yaitu rahina (hari) Tumpek Uye, yang merupakan pelaksanaan upacara Danu Kerthi. Hari penyucian dan pemulian sumber air sebagai sumber kesejahteraan dan kebahagiaan kehidupan manusia,” ungkap Gubernur Koster, disambut tepuk tangan para hadirin.

Baca juga :  Sepasang Kekasih Ditemukan Tewas di Kamar Kos

Dia juga menyatakan Bali sangat siap untuk menghelat pertemuan tingkat dunia WWF edisi ke-10 yang rencananya digelar tahun 2024 mendatang. Dimana Bali dan Indonesia secara umum menjadi salah satu kandidat kuat untuk menjadi tuan rumah.

Sebelumnya kesiapan Bali menjadi tuan rumah pertemuan tingkat dunia WWF edisi ke-10 diungkap secara langsung oleh Gubernur Koster di hadapan Governor of World Water Council, Dale Jacobson pada  8 Desember 2021 dalam acara kunjungan panitia seleksi tuan rumah WWF 2024 ke Bali. Pertemuan dilangsungkan di ruang rapat Gedung Gajah, Jayasabha, Denpasar.

Baca juga :  BAYI DALAM TAS GEGERKAN WARGA JALAN GUNUNG RINJANI

Gubernur Bali tamatan ITB ini memastikan untuk mendukung penuh dan memfasilitasi kegiatan WWF 2024. Hal itu juga akan diperkuat dengan fasilitas dan infrastruktur pendukung, dimana Bali sering menggelar perhelatan tingkat dunia mulai dari IMF summit, gelaran APEC hingga puncak KTT G20.

Ketua DPD PDI Perjuangan Provinsi Bali ini menyatakan WWF ini diharapkan mampu menjadi upaya pemulihan Bali yang sempat terpuruk pascapandemi covid-19. Selain menghasilkan hal-hal essensial, dari pertemuan tersebut juga bisa bermanfaat bagi masyarakat lokal.

Baca juga :  Gubernur Koster Rayakan Tumpek Uye di Pura Batur Ancang, Tabanan

Gubernur Bali asal Desa Sembiran, Buleleng, ini juga menjelaskan masyarakat Bali sangat menghormati air, tidak saja sebagai sumber kehidupan, namun juga punya makna-makna spiritual dan filosofis. “Kami punya tradisi secara kearifan lokal dan spiritual untuk melestarikan air dan sumber-sumbernya dengan upakara yang sangat sakral. Itu cara masyarakat Bali untuk memuliakan air (air yang ada di danau, laut, sungai, air terjun dan lain),” jelas orang nomor satu di Pemprov Bali ini. (dwa)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini