Lakalantas Meningkat, 535 Pelanggaran Terekam ETLE

zebra1
OPERASI ZEBRA - Anggota Dit.Lantas Polda Bali AKBP Made Suarjana saat menggelar Operasi Zebra Agung 2022. (DenPost/ist)

Kereneng, DenPost.id

Direktorat Lalu Lintas Polda Bali mencatat peningkatan kecelakaan lalu lintas (lakalantas) selama Operasi Zebra Agung selama 14 hari (24 November-7 Desember 2022).

“Lakalantas meningkat dibanding Operasi Zebra Agung 2021 daripada 91 kasus menjadi 100 kasus. Sedangkan penindakan pelanggaran lalu lintas menurun,” ungkap Kasat PJR Dit. Lantas Polda Bali AKBP Made Suarjana  saat memimpin anev mingguan Operasi Zebra di ruang RTMC Dit. Lantas Polda Bali, Kamis (8/12/2022).

Baca juga :  Tindak Pelanggar Rambu Lalin, Dishub Gandeng Polantas

Lakalantas itu mengakibatkan sembilan orang meninggal dunia, tiga orang luka berat, dan 143 luka ringan. Sedangkan tahun 2021 tercatat delapan orang meninggal dunia, seorang luka berat, dan 133 luka ringan.

Wilayah Denpasar mencatat angka kecelakaan tertinggi yaitu 23 kasus, disusul Gianyar (20 kasus), Buleleng dan Tabanan masing-masing 13 kasus, Klungkung (12 kasus), Jembrana (7 kasus), Badung (6 kasus), Karangasem (4 kasus) dan Bangli (2 kasus).

Baca juga :  Wisatawan Tiongkok Batalkan Kunjungan ke Bali, Begini Prediksi Kadisparda

Selama Operasi Zebra, ada 535 pelanggaran yang terdeteksi kamera Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE), baik di wilayah Denpasar  maupun Badung. “Dari jumlah pelanggaran itu, 22.939 diberikan teguran untuk di seluruh Bali,” ungkap AKBP Made Suarjana.

Dia juga menjelaskan ETLE merupakan sistem penegakan hukum di bidang lalu lintas yang berbasis teknologi informasi dengan menggunakan perangkat elektronik berupa kamera yang dapat mendeteksi pelanggaran lalu lintas dan data kendaraan bermotor secara otomatis.  “Secara umum, Operasi Zebra berjalan dengan baik, walaupun terjadi peningkatan lakalantas. Kami mengimbau masyarakat lebih disiplin berlalulintas untuk menekan pelanggaran maupun kecelakaan, apalagi mendekati perayaan Natal 2022 dan Tahun Baru 2023, sehingga stabilitas keamanan dan ketertiban dapat terjaga serta terciptanya kamseltibcarlantas yang presisi,” tegasnya. (yan)

Baca juga :  Membandel, Pedagang di Jl. Kartini

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini