Penglipuran Village Festival IX Tahun 2022 Dibuka

picsart 22 12 09 19 38 36 201
PUKUL KULKUL - Bupati Bangli, Sang Nyoman Sedana Arta, saat pemukulan kulkul (kentongan) sebagai tanda dibukanya Penglipuran Village Festival (PVF) IX Tahun 2022, Kubu, Bangli, Sabtu (9/12/2022).

Bangli, DENPOST.id

Pemukulan kulkul (kentongan), sebagai tanda dibukanya Penglipuran Village Festival (PVF) IX Tahun 2022, Kubu, Bangli, Sabtu (9/12/2022). Acara yang dibuka secara resmi Bupati Bangli, Sang Nyoman Sedana Arta itu, mengambil tema “Kalpataru”.

Hadir Ketua DPRD Bangli, I Ketut Suastika, unsur Forkompinda, OPD terkait, warga Desa Wisata Penglipuran, serta Deputi Sekretaris Bidang SDM dan Umum Kemenparekraf RI, Eddy Waluyo.

Kelian Desa Adat Penglipuran, I Wayan Budiarta dalam laporannya menyampaikan Penglipuran Village Festival IX kali ini, berlangsung selama enan hari dari 9 sampai dengan 14 Desember 2022.

“Berbagai kegiatan dan perlombaan dilaksanakan selama Penglipuran Village Festival, antara lain parade budaya, pameran, lomba Tari Bali, seni pertunjukan, talkshow megibung, yoga, kelas aktivitas dan beberapa aktivitas lainya,” sebutnya.

Baca juga :  Androyuan Minta Warga Hati-hati Pinjamkan Barang

Penglipuran Village Festival mengambil tema ”Kalpataru” ini terinspirasi dari penghargaan Kalpataru yang diterima Desa Adat Penglipuran pada Hari Lingkungan Hidup Sedunia pada tahun 1995, oleh Pemerintah Republik Indonesia, terkait dengan pelestarian lingkungan yang dilakukan masyarakat Penglipuran.

“Melalui momen ini, kami harapkan spirit pelestarian yang dilakukan oleh masyarakat Penglipuran dari dahulu supaya tetap digelorakan dan tetap tumbuh dalam jiwa dan hati masyarakat kami,” harapnya.

Baca juga :  Aturan Seleksi CPNS, Boleh Tak Vaksin Jika Punya Penyakit Bawaan

Sementara Bupati Sedana Arta mengatakan berbagai terobosan dan inovasi daerah dalam pemulihan sektor pariwisata yang merupakan salah satu sektor penyumbang Pendapatan Asli Daerah (PAD) di Kabupaten Bangli, telah dilaksanakan, yakni penetapan branding pariwisata “Bangli The Origin of Bali” sebagai tagline promosi pariwisata Bangli, penerapan E- Ticketing dan PHR online, serta pembangunan aksesibilitas dan penataan berbagai fasilitas pariwisata, seperti anjungan Penelokan dan pedestrian di Kawasan Kintamani, yang dapat memberikan kenyamanan bagi wisatawan.

Baca juga :  DTW Boleh Diuji Coba, Bangli Belum Merespons

“Hal ini dapat meningkatkan spend of money dan length of stay wisatawan di Kabupaten Bangli,” tegasnya. (128)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini