Bali Masuk Wilayah Berpotensi Hujan Sangat Lebat

picsart 22 12 21 18 30 08 902
PRAKIRAAN CUACA - Prakiraan cuaca jalur lenyebrangan di Bali. DENPOST.id/ist

Kuta, DENPOST.id

Beberapa wilayah termasuk
Bali berpotensi hujan dengan intensitas signifikan selama periode tanggal 25 Desember 2022 – 01 Januari 2023. Bahkan BMKG merilis wilayah yang perlu diwaspadai karena berpotensi terjadi hujan lebat hingga sangat lebat.
Adapun wilayah dimaksud yakni, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, Yogyakarta, Jawa Timur, Bali, NTB, NTT, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara serta Maluku.
Sedangkan wilayah dengan potensi hujan hingga lebat yaitu Aceh, Lampung, Sumatera Selatan, DKI Jakarta, Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan, Maluku Utara, Papua Barat serta Papua.

Kepala Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika, Dwikorita Karnawati, dalam rilis, Rabu (21/12/2022) memaparkan, BMKG memonitor perkembangan kondisi cuaca di seluruh wilayah Indonesia. Di mana berdasarkan data analisis cuaca terbaru bahwa dalam periode sepekan ke depan terdapat potensi signifikan dinamika atmosfer yang dapat berdampak pada peningkatan curah hujan di sejumlah wilayah Indonesia. Khususnya selama periode Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2022/2023.

Baca juga :  Diguyur Hujan Lebat, Jimbaran Banjir

Kondisi dinamika atmosfer yang dapat memicu peningkatan curah hujan tersebut antara lain, peningkatan aktivitas Monsun Asia yang dapat meningkatkan pertumbuhan awan hujan secara signifikan di wilayah Indonesia bagian barat, tengah, dan selatan serta meningkatkan potensi awan hujan di sekitar Kalimantan, Sumatera, Jawa, Bali hingga Nusa Tenggara. Selain itu, adanya indikasi pembentukan pusat tekanan rendah di sekitar wilayah perairan selatan Indonesia yang dapat memicu peningkatan pertumbuhan awan konvektif yang cukup masif dan berpotensi menyebabkan hujan dengan intensitas tinggi, peningkatan kecepatan angin permukaan, serta peningkatan tinggi gelombang di sekitarnya.

Berikutnya, terpantaunya beberapa aktivitas gelombang atmosfer, yaitu fenomena Madden Julian Oscillation (MJO) yang terbentuk bersamaan dengan gelombang Kelvin dan Rossby Ekuatorial. Kondisi tersebut berkontribusi signifikan terhadap peningkatan curah hujan di beberapa wilayah Indonesia terutama di bagian tengah dan timur.

Baca juga :  Nama Stikom Kembali Didompleng, Yayasan Minta Masyarakat Jangan Terkecoh

Berdasarkan platform informasi Prakiraan Berbasis Dampak BMKG, beberapa wilayah dengan potensi siaga yang perlu diwaspadai pada periode tanggal 21 – 23 Desember 2022 adalah sebagian wilayah Aceh, sebagian wilayah Sumatera Utara, sebagian wilayah Riau, sebagian wilayah Jawa Barat, sebagian wilayah Jawa Tengah, sebagian wilayah Jawa Timur, sebagian wilayah Nusa Tenggara Timur, sebagian wilayah Kalimantan Barat, sebagian wilayah Kalimantan Timur, sebagian wilayah Kalimantan Utara, sebagian wilayah Maluku dan sebagian wilayah Papua.

Baca juga :  Belum Masuk Sel, Dua WNA yang Terlibat Narkoba Diduga Dapat Perlakuan Begini

Khusus untuk tanggal 24 Desember 2022, potensi siaga dari prakiraan berbasis dampak perlu diwaspadai di sebagian wilayah Jawa Tengah, Jawa Timur, Sulawesi Selatan.
“Informasi Prakiraan Berbasis Dampak hingga level kecamatan dapat diakses di web signature.bmkg.go.id.,” ujarnya. (113)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini