Perumda Dharma Santhika, Tabanan, Kerjasama dengan 113 Outlet dan 20 Mall

pasek wedha
Dirut Perumda Dharma Santhika, Tabanan, Kompiang Gede Pasek Wedha

Tabanan, DenPost.id

Perumda Dharma Santhika, Tabanan, menjalin kerjasama dengan 113 jejaring outlet dan sekitar 20 mall di Pulau Dewata. Berkat binaan Bank Indonesia (BI), Dharma Santhika juga manjalin kerjasama dengan networking khususnya hotel berbintang seperti J.W.Marriot Group (24 jaringan), Laguna, Westin, Bvlgari, Hotel Yellow, dan Novotel. ‘’Astungkara, mudah-mudahan berkembang lagi dengan hotel yang lain,’’ ujar Dirut Perumda Dharma Santhika, Tabanan, Kompiang Gede Pasek Wedha kepada KMB pada Kamis (22/12/2022).

Dia berharap produk lokal Tabanan mampu bersaing dengan produk daerah lain. Selama ini, bisnis terbesar Perumda Dharma Santhika Tabanan yakni beras, kemudian berkembang ke pangan, sayur-mayur, dan telur. Untuk ke depan, pihaknya mengembangkan bisnis daging ayam, babi, dan sapi. ‘’Kami sangat dibantu oleh Bapak Bupati Tabanan I Komang Gede Sanjaya untuk menjalin kerjasama antardaerah misalnya dengan Bangli, Perumda Denpasar, Swatanra (Buleleng), dan Jembrana,’’ tegas Pasek Wedha.

Baca juga :  Tim SAR Temukan WNA yang Tersesat di Gunung Sanghyang

Tak hanya di Bali, pihaknya ternyata juga menjalin kerjasama dengan  DKI Jakarta (Darma Jaya) untuk produksi daging, ikan, dan beras. Berikutnya menjalin kerjasama dengan Pasar Jaya (juga di Jakarta). ‘’Ini semua berkat jaringan komunikasi yang dibangun Bapak Bupati Tabanan,’’ ungkapnya.

Yang terbaru, Perumda Dharma Santhika dalam proses penjajakan kerjasama dengan PT Aerofood Indonesia (ACS) yang selama ini memasok makanan ke maskapai penerbangan. Hal itu berkat rekomendasi GM ACS  Pusat Wayan Susena yang kebetulan juga putra Tabanan. ACS Pusat kemudian menugaskan GM PT ACS Denpasar Muhammad Irfan ke Perumda Dharma Santhika guna pengecekan kesiapan segala sesuatunya.

Baca juga :  Jadi Pembicara Dalam Webinar, Wabup Sanjaya Tegaskan Ini

Ditanya mengenai kesiapan Perumda untuk memenuhi permintaan ACS ini, Pasek Wedha mengaku memang harus menuju ke sana jika ingin bersaing. Untuk itu produk yang dijual harus sesuai standar kualitas, kontinyuitas, keterjangkauan dan harga yang besaing. ‘’Keempatnya harus terpenuhi karena kami ingin berkembang,’’ tambahnya.

Produk Perumda ini setidaknya teruji karena sudah dilakukan tes misalnya di jaringan Hotel J.W.Marriot, dan Bvlgari. Proiduk tersebut memang sudah lolos. Perumda tingga memenuhi persyaratan pengiriman, kemasan, dan kontunyuitas, yang harus ada setiap saat. ‘’Astungkara kami berusaha menuju ke sana,’’ tambah Pasek Wedha.

Baca juga :  Pantau Antisipasi Covid-19, Bupati Eka Lakukan Video Conference

Ditanya mengenai pengiriman produk ke hotel-hotel, pihaknya menyebut memang ada tantangan. Sedangkan Perumda Dharma Santhika kini dalam proses dari hulu sampai hilir. Para petani harus terus dibina agar menghasilkan produk yang berkualitas, termasuk kerjasama dengan penyosohan beras. ‘’Mereka harus menjaga kualitas terbaik sesuai standar,’’ungkapnya.

Pihaknya masih perlu banyak belajar dengan membangun kolaborasi dari hulu ke hilir guna menuju hasil yang lebih bagus. Dengan demikian mampu bersaing ke tingkat nasional maupun internasional. ‘’Para petani memang perlu belajar dan dibina demi kemajuan para petani di Tabanan,’’ tandas Pasek Wedha. (yad)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini