Januari, Honor Petugas Pungut Retribusi di Kintamani Naik Lagi

picsart 22 12 27 11 48 17 614
Bupati Bangli, Sang Nyoman Sedana Arta didampingi Wakil Bupati Bangli, I Wayan Diar

Bangli, DENPOST.id

Upah atau gaji petugas pungut retribusi pariwisata di Kintamani, Bangli, mulai Januari tahun depan direncanakan naik lagi. Di mana sebelumnya, Rp 2.000.000, menjadi Rp 2.250.000 per bulan. Selain itu, mereka juga akan mendapat tanggungan BPJS. Demikian ditegaskan Bupati Bangli, Sang Nyoman Sedana Arta, Selasa (27/12/2022).

Ini merupakan kenaikan yang kedua kalinya. Di mana di awal, gaji petugas pungut Rp 1.750.000 per bulan. Kemudian dinaikan menjadi Rp 2 juta per bulan.
Menurut Sedana Arta, peningkatan gaji adalah bentuk apresiasi Pemkab Bangli dan DPRD Bangli kepada petugas pungut. Sebab, petugas pungut telah berjasa dalam merealisasikan pendapatan asli daerah (PAD). Pendapatan dari retribusi mengalami peningkatan cukup tajam.

Baca juga :  Menparekraf Minta Jembrana Siapkan Ekosistem Pariwisata

Dia mencontohkan hasil penarikan retribusi untuk di kawasan Kintamani. Di mana di Induk 2022 penarikan retribusi ditargetkan Rp 9 miliar. Namun hingga Kamis (26/12) sore, hasil retribusi di Kintamani sudah mencapai Rp 15,7 miliar. “Berarti kenaikannya sudah sampai 170 persen,” bebernya.

Sedana Arta tak menampik, jika oknum yang nakal kemungkinan masih saja ada, namun persentase sangat kecil. Karenanya kinerja dari bawahannya terus ditingkatkan dan dimaksimalkan. Salah satunya dengan menaikkan gaji petugas pungut retribusi secara bertahap. “Wajib dibarengi dengan peningkatan kualitas kerja. Meski belum maksimal memperhatikan kesejahteraannya, harapan kami setiap tahun bisa ditingkatkan. Makanya kami rutin datangkan salah satu sekolah kepribadian di Bali untuk peningkatan kualitas kerja mereka,” jelasnya.

Baca juga :  Transformasi BRI di Tengah Pandemi, Bikin Kinerja Lebih Cemerlang

Terpisah, Kadis Pariwisata dan Kebudayaan Bangli, I Wayan Sugiarta, menjelaskan, kenaikan gaji petugas pungut retribusi di Kintamani tidak terlepas dari peningkatan pendapatan daerah melalui sektor retribusi. Retribusi Kintamani ditarget Rp 14 miliar, realisasi penerimaannya sudah hampir 122 persen. Pada APBD Perubahan 2022, target retribusi Kintamani mengalami peningkatan sebesar Rp 23 miliar. “Sesuai kebijakan Bapak Bupati, para petugas pungut ini diberikan reward atau apresiasi berupa peningkatan gajinya,” jelas Wayan Sugiarta.

Baca juga :  Wujudkan Ketahanan Pangan, Distan Bangun ALC

Sesuai usulan, gaji para petugas pungut akan dinaikkan menjadi Rp 2.250.000 per bulan. Kenaikan gaji ini berlaku mulai Januari 2023. Petugas pungut di wilayah Kintamani sebanyak 60 orang. Seluruhnya merupakan tenaga kontrak (128)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini