Diduga Ada Penyimpangan, Pengadaan Masker di Bangli Diselidiki Kejaksaan

picsart 22 12 27 16 45 08 076
Kasi Pidsus Kejari Bangli, Putra Arbawa

Bangli, DENPOST.id

Di tengah kondisi Covid -19 sudah melandai, kabar lain justru berhembus dari Kabupaten Bangli. Pengadaan masker sebagai upaya pencegahan merebaknya Covid-19 di Bangli diduga ada penyimpangan anggaran. Kejaksaan Negeri (Kejari) Bangli pun melakukan penyelidikan. Di mana sejumlah pihak dipanggil untuk dimintai keterangan. Sementara ini kejaksaan masih menunggu hasil audit investigasi dari auditor di Kejati Bali.

“Ada sekitar sepuluhan orang yang sudah kami panggil untuk dimintai keterangan. Ada dari instansi pemerintahan dan kecamatan karena kan maskernya disebar ke setiap kecamatan. Ada pihak ketiga sebagai penyedia maskernya juga,” sebut Kasi Pidsus Kejari Bangli, Putra Arbawa, Selasa (27/12/2022).

Baca juga :  Demi Anak Belajar Daring, Pedagang Bunga Nyolong HP

Dikatakan Putra Arbawa, ada dua mantan pejabat yang telah dimintai keterangan. Selain itu masih ada beberapa pejabat lainnya juga dipanggil berkaitan dengan pengadaan masker tersebut. “Ya yang kami panggil adalah pejabat atau pihak yang saat itu menjabat (2020) berkaitan dengan pengadaan masker di BPBD,” bebernya.

Putra Arbawa menjelaskan, tahun 2020 Pemkab Bangli melalui BPBD Bangli mengadakan masker di awal Covid -19 merebak. Anggaran yang disiapkan mencapai Rp 1,3 miliar diambil dari pos Bantuan Tak Terduga (BTT). Pencairannya secara dua tahap, yakni 100 ribu lembar tahap pertama, dan 200 ribu lembar untuk tahap kedua. “Totalnya 300 ribu lembar masker,” terangnya.

Baca juga :  Ditinggal Beli Obat, Motor Dibawa Kabur

Putra Arbawa menguraikan, sebagaimana peraturan Kementerian Kesehatan RI, ukuran masker yang standar adalah tiga lapis. Namun dari pengadaan masker di BPBD Bangli saat itu justru hanya dua lapis saja. “Nilai pengadaannya di atas satu miliar, tapi untuk nilai potensi kerugian negaranya masih dihitung,” jelasnya.

Sementara Kajari Bangli, Yudhi Kurniawan mengaku belum bisa secara gamblang mengungkap perihal pengadaan masker ini. Sebab masih dalam penyelidikan. “Nanti setelah penyidikan akan kami ungkap secara gamblang,” imbuhnya. (128)

Baca juga :  Bangli Akan Buka PTM Terbatas

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini