BNNK Gianyar Ungkap Dua Kasus Peredaran Narkotika

picsart 22 12 29 18 35 09 082
BNNK - Kepala BNNK Gianyar, AKBP IGA Alit Adnyana, didampingi pejabat Kesbangpol Gianyar, Anak Agung Gede Wisnu, di Gianyar, Kamis (29/12/2022).

Gianyar, DENPOST.id

Selama kurun waktu tahun 2022, Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Kabupaten Gianyar, berhasil mengungkap dua kasus peredaran narkotika di Kabupaten Gianyar. Dari dua kasus penangkapan peredaran barang haram itu, para tersangka dan barang bukti sudah diserahkan kepada Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejari Gianyar alias tahap dua.

BNNK Gianyar selain berhasil menangkap pengedar narkoba jenis sabhu -sabhu asal luar Gianyar bahkan luar Bali itu, lebih banyak melakukan rehabilitasi kepada para pecandu narkoba. Hingga kini, BNNK Gianyar sudah melakukan rehabilitasi sebanyak 4 orang dari 15 orang ditargetkan BNNK pusat.

Baca juga :  Gianyar Terus Berupaya Turunkan Angka Stunting

Demikian disampaikan Kepala BNNK Gianyar, AKBP I Gusti Alit Agung Adnyana, didampingi pejabat Kesbangpol Gianyar, Anak Agung Gede Wisnu, di Blahbatuh, Gianyar, Kamis (29/12/2022).

Kepala BNNK Agung Adnyana mengatakan kejahatan narkotika merupakan kejahatan “extraordinary” yang menjadi perhatian seluruh dunia, di mana narkotika dapat merusak satu generasi bangsa dalam satu negara. Dengan menggelorakan “War On Drugs”, BNNK bersinergi dengan seluruh elemen bangsa untuk melawan narkoba demi mewujudkan Indonesia bersih narkotika ( Bersinar).

Sejumlah langkah-langkah untuk mencegah peredaran narkotika, di antaranya BNNK Gianyar melakukan tindakan tindakan preventif mencegah penyalahgunaan narkotika dengan program P4GN dengan pencegahan, pemberdayaan masyarakat dan rehabilitasi. Selain itu, BNNK melakukan tindakan represif melalalui penegakan hukum. Misalnya upaya paksa dengan tindakan penangkapan.

Baca juga :  PPKM Darurat, Layanan Tatap Muka di Kantor Imigrasi Ngurah Rai Ditiadakan

Sekarang ini, BNNK menggunakan teknologi informatika. Dalam pengungkapan narkotika menggunakan bantuan teknologi. BNNK juga menjalin kerjasama dengan seluruh stakeholder, instansi, pemerintah, nasional, regional maupun Internasional.

Guna mencegah peredaran narkoba, pihaknya secara rutin dan gencar melakukan sosialisasi ke masing-masing sekolah dengan menyasar pelajar, baik dari tinbkat TK, SD, SMP, SMA/SMK hingga perguruan tinggi. Dengan sosialisasi tentang bahaya narkoba ke masing-masing sekolah, diharapkan pelajar mengetahui lebih dini tentang bahaya narkotika yang dapat merusak generasi penerus suatu bangsa.

Baca juga :  Sadap Tuak, Kakek Bedil Lemas di Pohon Enau

Agung Adnyana menambahkan tahun 2022, BNNK Gianyar sudah bisa memenuhi targat dari pusat, di mana dalam satu tahun ditargetkam minimal 2 orang tersangka pengedar narkoba dapat ditangkap. “Dalam tahun 2022, kita sudah berhasil memenuhi target menangkap 2 orang pengedar narkoba di Gianyar,” ucapnya.

Selain itu, BNNK Gianyar juga berhasil mencapai target membentuk Desa Bersinar (Bersih Narkotika). Dalam tahun 2022 ini, BNNK Gianyar berhasil membentuk 3 Desa Bersinar, yakni Desa Sayan, Kelurahan Bitera dan Kelurahan Gianyar. (116)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini