Kasus Kejahatan di Bali Naik Dua Kali Lipat

jayen
KONFERENSI PERS - Kapolda Bali Irjen Putu Jayan Danu Putra saat konferensi pers akhir tahun 2022, Kamis (29/12/2022). (DenPost.id/ist)

Kesiman, DenPost.id

Berbagai kasus kriminal di Bali meningkat sejak setahun terakhir ini. Seiring pulihnya pariwisata pasca-pandemi covid-19, kasus pidana yang melibatkan warga negara asing (WNA) pun naik dua kali lipat. Hal tersebut diungkap Kapolda Bali Irjen Putu Jayan Danu Putra saat konferensi pers akhir tahun 2022, Kamis (29/12/2022).

“Polda Bali senantiasa menerapkan proses penegakan hukum secara profesional, progresif, dan tidak pandang bulu. Termasuk terhadap warga negara asing yang melakukan tindakan pidana,” bebernya.

Menurut Putu Jayan, WNA yang terlibat kejahatan tahun 2022 mengalami peningkatan. Dari 27 kasus tahun 2021, meningkat menjadi 55 kasus tahun 2022 atau dua kali lipat. Untuk jumlah WNA yang terlibat mencapai 59. WNA yang menjadi korban tindak pidana di Bali juga meningkat dari 48 kasus tahun 2021 menjadi 176 kasus tahun 2022.  “Ada beberapa WNA yang terlibat perkara menonjol, yaitu enam belas orang terlibat kasus narkotika,” tambahnya.

Selain kasus narkoba, dua WNA asal Republik Slovakia dan Ceko merupakan buronan Interpol yang ditangkap di Bali. “Salah satu fokus dalam 12 Commander Wish Kapolda Bali tersebut adalah elaborasi di bidang penegakan hukum yaitu konsistensi pemberantasan premanisme, narkoba, dan kejahatan jalanan. Hal tersebut dapat dilihat dari indikator penanganan kriminalitas di Bali,” ungkap Putu Jayan.

Baca juga :  Polda Bali Selidiki Dugaan Pelanggaran di Muntig Siokan

Tak hanya kasus kriminal yang melibatkan WNA, kasus kriminal umum tahun 2022 juga meningkat drastis yaitu sebanyak 3.057 kasus. Hal ini  naik dari sebelumnya yang hanya 1.937 kasus. Dari jumlah tersebut, kasus kriminal ini didominasi curat, curas, dan curanmor. “Namun hal ini juga diiringi dengan peningkatan crime clearance atau penyelesaian perkara. Tahun 2021 sebanyak 1.674 kasus berhasil diselesaikan dan tahun ini meningkat menjadi 1.891 kasus. Beberapa kasus menonjol yang berhasil diungkap oleh Polda Bali dan jajaran yaitu kasus petugas cleaning service salah satu bank di Gianyar oleh Ditreskrimum Polda Bali. Selain itu diungkap kasus curanmor, dan jambret di wilayah Kuta,” tandas Kapolda. (yan)

Baca juga :  Tujuh Pemotor Jalani Tes Cepat Antigen

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini