2022, Kasus Kejahatan di Klungkung Meningkat 90 Persen

picsart 23 01 01 19 05 52 630
Kapolres Klungkung, AKBP I Nengah Sadiarta.

Semarapura, DENPOST.id

Tindak kejahatan di Kabupaten Klungkung meningkat cukup tajam pada tahun 2022. Jumlah kasus tindak pidana yang ditangani Polres Klungkung, naik 90 persen dibandingkan tahun 2021.

Adapun kesulitan ekonomi akibat dampak pandemi Covid-19, disebut-sebut sebagai “biang kerok” meningkatnya kasus kejahatan di wilayah Klungkung.

Kapolres Klungkung, AKBP I Nengah Sadiarta, Sabtu (31/12/2022), mengatakan kalau Polres telah menangani 210 kasus tindak pidana selama tahun 2022. Jumlah ini meningkat sebanyak 100 kasus atau 90 persen dari tahun 2021.

Sedangkan untuk penyelesaian kasus 2021 dibandingkan 2022, naik 54 kasus atau 48, 21 persen.

Baca juga :  Kejaksaan Tagih Denda dan Uang Pengganti Candra

“Dari 210 kasus tindak pidana yang ditangani Polres, kasus pencurian biasa yang mendominasi sebanyak 40 kasus. Disusul kasus penganiayaan sebanyak 23 kasus, pencurian pemberatan 22 kasus, narkoba 21 kasus dan curanmor 18 kasus,” ungkap Kapolres Sadiarta.

Menurut Kapolres, ada beberapa hal yang menyebabkan kasus tindak pidana di Klungkung meningkat tajam. Salah satunya karena pada tahun 2022, mobilitas masyarakat jauh lebih tinggi dari tahun sebelumnya. Demikian juga perekonomian masyarakat belum pulih akibat pandemi, sehingga membuat oknum masyarakat nekat melakukan aksi kejahatan.

Baca juga :  Diduga Sakit, Lelaki Asal Bandung Ditemukan Meninggal di Kos-kosan

“Selain itu, semua laporan masyarakat di tahun 2022, kita terima. Respon yang diterima personel lebih cepat. Ada yang langsung ditindaklanjuti dan dijemput bola, sehingga angkanya lebih tinggi,” katanya.

Atas kondisi tersebut, menurut Kapolres, pihaknya telah mengintruksikan semua personel untuk meningkatkan patroli. Termasuk memberikan imbauan kepada masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan. Sebab, kejahatan dikatakan dapat terjadi tidak hanya karena ada niat dari pelaku, namun juga didukung dengan adanya kesempatan.

Baca juga :  Dua Tersangka Dugaan Korupsi Air Tangki PDAM Segera Diadili

“Seperti halnya ketika memarkirkan sepeda motor agar tidak lupa mencabut kunci. Sebab, beberapa kasus yang terjadi pelaku mencuri sepeda motor yang kuncinya masih nyantol,” tandasnya. (119)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini