Perempuan yang Tewas di Kamar Kos Diduga Dihabisi Saat Berhubungan Badan

tkp
OLAH TKP - Petugas saat melakukan olah TKP di lokasi Aluna Sagita diduga dibunuh di salah satu kamar kos elit Gria Tambora di Jalan Tukad Batang Hari I, No I, Kelurahan Panjer, Denpasar Selatan.

Padangsambian, DENPOST.id

Tim Resmob Satuan Reskrim Polresta Denpasar masih memburu pelaku pembunuhan terhadap Aluna Sagita (26) di Kos Griya Tambora di Jalan Tukad Batanghari I, Panjer, Denpasar Selatan. Hasil penyelidikan polisi, korban diduga dibunuh saat berhubungan badan.

Menurut informasi, saat ditemukan korban dalam kondisi telanjang dengan leher terjerat kabel rol. “Memang ada indikasi kuat korban dihabisi oleh palaku saat berhubungan badan. Pelaku menjerat leher korban dengan kabel hingga dia tidak bisa berteriak dan melawan. Korban mati lemas,” kata seorang sumber polisi, Senin (2/1/2023).

Baca juga :  Hak Cipta Produk Lokal Wajib Dilindungi

Tak hanya itu, korban juga diduga dihabisi usai melayani tiga tamu sebelumnya. Dan, pelaku diduga tamu keempat. “Ada empat kondom bekas terpakai di kamar korban. Yang salah satunya ada dugaan milik pelaku,” bebernya.

Sementara itu, Kapolresta Denpasar, Kombes Bambang Yugo Pamungkas, mengatakan, pelaku dan korban diduga memiliki hubungan dekat. “Kami masih buru pelakunya. Mohon doa ya,” ujarnya.

Apakah motifnya perampokan atau lainnya? Ditanya begitu, Bambang mengaku belum bisa memastikan. Namun dia mengatakan jika dua iPhone korban hilang dan diyakini dibawa pelaku. “Masih lidik ya. Nanti jika pelaku ditangkap semuanya akan jelas,” tegasnya.

Baca juga :  Pembuang Bayi di Semak-semak Ternyata Pembantu Rumah Tangga

Sementara dari keterangan tukang bersih-bersih kos bernama Ketut Taram (42), korban tinggal di kos tersebut sejak empat bulan. Korban dikatakan tinggal sendiri di kos tersebut. “Kalau pekerjaan sehari-harinya saya kurang tahu. Tapi di kamar itu dia tinggal sendiri. Korban juga baru melahirkan, kalau tidak salah anaknya dititip di tempat saudaranya,” ungkapnya.

Pria asal Karangasem ini menuturkan, korban dikenal ramah dan baik. Bahkan, beberapa jam sebelum ditemukan tewas, perempuan asal Batam, Kepulauan Riau ini sempat menyuruh membeli rokok. “Saya disuruh membeli rokok dua bungkus, terus yang satu bungkus dikasih ke saya,” terangnya, seraya mengatakan jika di kos berlantai tiga itu tidak ada penjaganya dan dia hanya bertugas bersih-bersih. (124)

Baca juga :  Sanglah Tak Ingin Kecolongan

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini