Pasca-boat Cepat Terbalik di Sanur, Aparat Perketat Pengawasan Laut

jumat patroli
PATROLI - Aparat saat melakukan patroli di Pos Kedonganan, Kutsel, untuk mengimbau nelayan maupun warga agar selalu waspada di tengah cuaca ekstrem. (DenPost.id/ist)

Sanur, DenPost.id

Pascaterbaliknya fastboat (boat cepat) yang mengangkut 29 penumpang di perairan Sanur, Densel,, aparat Satuan Polairud Polresta Denpasar melakukan patroli di dermaga penyeberangan Sanur dan Pos Kedonganan, Jimbaran, Kutsel. Patroli ini dilakukan guna memonitor kegiatan masyarakat pesisir akibat cuaca buruk belakangan ini.

Kasat Polairud Polresta Denpasar Kompol AA Gede Darmayasa, Kamis (5/1/2023) mengungkapkan meski masih suasana hari raya Galungan, patroli tetap dilakukan. “Personel kami di kawasan pesisir tetap melakukan pemantauan dan mengimbau masyarakat agar waspada saat cuaca ekstrem. Hal ini untuk menjaga keselamatan masyarakat yang beraktivitas di pesisir,” tegasnya.

Baca juga :  Wilayah Denpasar Ada Masuk Zona Merah Covid-19

Menurut Darmayasa, beberapa personel Sat Polairud juga melakukan patroli jalan kaki di seputar pesisir di Kedonganan. Patroli ini dilaksanakan mulai dari areal parkir pasar sampai pesisir pantai. Saat itu terlihat banyak nelayan melakukan persiapan melaut. “Personel kami juga menyambangi kelompok nelayan di pesisir Pantai Kedonganan dan melakukan patroli dialogis,” tambahnya.

Selain itu, pascaterbaliknya fastboat di Sanur, Darmayasa memperketat pemeriksaan terhadap kapal yang akan menyeberang menuju Nusa Penida dan Nusa Lembongan. Termasuk memeriksa kapal maupun alat keselamatan di dalam kapal. “Di tengah cuaca ekstrem akhir-akhir ini kami tidak pernah bosan untuk selalu mengingatkan nakhoda kapal maupun penumpang agar selalu menjaga keselamatan selama menyeberang,” ungkapnya.

Baca juga :  Denpasar Data Duktang di Dauh Puri Kelod

Lebih lanjut Darmayasa menjelaskan agar personel juga mengajak masyarakat pesisir, terutama masyarakat yang akan menyeberang membawa kendaraan sepeda motor maupun mobil, agar memarkir kendaraan dengan benar untuk menghindari tindak kriminal. “Dalam pemantauan dan pemeriksaan terhadap orang sampai saat ini tidak ditemukan barang terlarang yang keluar atau masuk melalui Dermaga Sanur,” tegasnya. (yan)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini