Cuaca Buruk di Selat Bali, Penyeberangan Kembali Buka Tutup

picsart 23 01 06 20 27 21 104
TUTUP SEMENTARA - Penyeberangan di Selat Bali, saat ditutup sementara karena cuaca buruk.

Negara, DENPOST.id

Cuaca buruk yang terjadi sejak sepekan belakangan ini, membuat penyeberangan di Selat Bali waspada. Buka tutup penyeberangan di Selat Bali,
kembali dilakukan Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD), Jumat (6/1/2023) siang, karena angin kencang.

Dari informasi, cuaca buruk angin kencang mulai terjadi sejak pagi hari. Karena semakin siang, angin berhembus semakin kencang dengan kecepatan lebih dari 25 knot dan BPTD setelah berkoordinasi dengan kapal kemudian memutuskan kembali menutup sementara penyeberangan pukul 10.20 Wita.

Baca juga :  Legalitas Kerjasama, Koptak Ngurah Rai Desak AP 1 Bersikap

Koorsatpel BPTD Pelabuhan Gilimanuk, I Nyoman Sastrawan mengatakan kecepatan
angin antara 25 sampai 30 knot. “Itu sangat beresiko bagi pelayaran kapal,” kata Sastrawan.

Selain angin kencang, gelombang dilaut juga cukup tinggi rata-rata 1,2 meter. Gelombang itu cukup membuat kapal oleng, sehingga untuk mengurangi resiko saat penyeberangan ditutup, kapal yang sudah muat penumpang dan kendaraan harus diturunkan lagi.

Selama penutupan pelabuhan, tidak ada antrean kendaraan sampai keluar pelabuhan. Karena kecepatan angin cepat berkurang, penyeberangan akhirnya dibuka kembali.
“Kita buka kembali setelah cuaca kondusif dan cukup aman bagi pelayaran kapal. Nanti jika cuacanya tidak memungkinkan lagi kami akan lakukan antisipasi lagi,” ucapnya. (120)

Baca juga :  Tanpa Sertifikat PMK, Peternak Babi di Bangli Kesulitan Penjualan

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini