Tiga Operator Prostitusi Online Jadi Tersangka

kokek12
Kasat Reskrim Polresta Denpasar Kompol Michael Hutabarat

HASIL pengembangan kasus pembunuhan terhadap Aluna Sagita, penyidik Satres Polresta Denpasar akhirnya membongkar jaringan prostitusi (pelacuran) online melalui aplikasi MiChat. Polisi kemudian menetapkan tiga tersangka.

“Hingga kemarin (Jumat) ada tujuh orang diamankan. Tiga orang di antaranya berinisial TJ, DRS alias Kiky, dan FH alias BDL, ditetapkan jadi tersangka,” kata Kasat Reskrim Polresta Denpasar Kompol Michael Hutabarat, Jumat (6/1/2023) .

Dia menambahkan ketiga tersangka merupakan operator jaringan prostitusi online lewat MiChat. Dari hasil pemeriksaan terhadap ketika tersangka terungkap bahwa seorang PSK yang mendapat pria hidung belang akan dikenai biaya tarif Rp300 ribu sekali main. Tapi tarif ini tidak seluruhnya diberikan ke PSK. Riciannya: uang dipotong Rp50 ribu untuk operator dan manajemen aplikasi yang mereka kelola. “Korban dan saksi jaringan prostitusi online ini kenal lewat grup MiChat,” ungkap Kompol Michael.

Baca juga :  Tempat Usaha Kerupuk Dilalap Api, Pemiliknya Alami Luka Bakar

Menurut dia, ketiganya dijerat Pasal 296 KUHP dan atau Pasal 506 KUHP dan atau Pasal 45 Ayat (1) jo Pasal 27 Ayat (1)  UU No.11Tahun 2008 tentang informasi dan transaksi elektronik (ITE) dan atau Pasal 30 jo Pasal 4 Ayat (2) UU No.44 Tahun 2008 tentang pornografi, dengan ancaman pidana enam tahun penjara. (yan)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini