Polisi Temukan BB Kasus Berdarah di Belandingan

img 20230107 wa0007
TEMUKAN BB - Polisi temukan BB sabit yang dipakai tersangka membacok korban di Belandingan. DENPOST.id/ist

Bangli, DENPOST.id

Akhirnya tim opsnal Reskrim Polsek Kintamani berhasil menemukan barang bukti (BB) sabit dalam kasus pembunuhan di Desa Belandingan, Kintamani, Bangli, Sabtu (7/1/2023). Pencarian BB dipimpin langsung Kapolsek Kintamani, Kompol Ruli Agus Susanto bersama 3 anggota Opsnal Polsek Kintamani yang didampingi oleh Bhabinkamtibmas Desa Belandingan dan Masyarakat Desa Belandingan.

Setelah melakukan pencarian selama dua jam, sabit tanpa gagang yang digunakan untuk membacok korban ditemukan di dalam semak-semak di tepi jurang, di bawah Pura Puseh Meneng. “Jaraknya
sekitar 300 meter dari lokasi ditemukannya tubuh korban, di dasar jurang Pondokan Bone Desa Belandingan,” sebut Kapolsek.

Baca juga :  Maling Kucit Dibekuk Warga

Selain sabit, tak jauh dari lokasi itu juga ditemukan pakaian yang diduga milik tersangka yang digunakan saat kejadian berlangsung. Saat ditemukan, ujung sabit tanpa gagang itu sudah dalam kondisi patah. “Patahannya ada di kepala korban. Detailnya bagaimana, nanti hasil otopsi yang menjelaskan,” tegas mantan Kapolsek Abiansemal ini.

Kompol Ruli menyebutkan, proses otopsi pada jenazah korban, Nyoman Rai (36) sudah dilakukan di Forensik RSUP Prof.Ngoerah Sanglah, Denpasar, Jumat (6/1/2023), setelah sebelumnya dilakukan proses swab. Setelahnya, di hari itu juga dilakukan penyerahan kembali jenazah korban kepada pihak keluarga.

Baca juga :  Rapid Test Tukang Suwun Positif, Pedagang Pasar Kidul Dapat Bantuan Masker

Diberitakan sebelumnya, terjadi kasus pembunuhan di Desa Belandingan, tepat saat hari raya Galungan, Rabu (4/1/2023) siang lalu. Korban Nyoman Rai dibantai oleh keponakan tirinya, I Gede Darmawan (19) dan Made Ariawan (18), menggunakan sepatu booth dan sabit milik tersangka. Aksi keji dua bersaudara itu bahkan dilakukan di depan anak korban, Gede S yang masih balita yakni 2,5 tahun.

Setelah melenyapkan pria yang juga sebagai angota pecalang di desanya itu, tersangka Darmawan lalu membawa tubuh korban dengan menyeret kedua kaki korban sejauh 60 meter. Lalu melempar tubuh bapak satu anak itu ke jurang dengan kedalaman sekitar 80 meter.

Baca juga :  Bobol Warung, Maling Gondol Ratusan Bungkus Rokok

Setelah dilaporkan, dalam prosesnya saat itu polisi berhasil mengamankan tersangka di mana salah satunya berusaha kabur dengan sembunyi di salah satu pondokan jauh dari TKP. Saat itu barang bukti yang baru diamankan sepasang sepatu booth dan gagang sabit. Kedua BB itu milik tersangka Darmawan. (128)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini