Dapur Pedagang Lawar Godel di Lebah Terbakar

picsart 23 01 08 14 03 24 005
TERBAKAR - Kondisi rumah pedagang lawar godel, Nengah Suita, di Banjar Lebah, Kelurahan Semarapura Klod Kangin, Klungkung, yang terbakar, Minggu (8/1/2023).

Semarapura, DENPOST.id

Warga di sekitar Banjar Lebah, Kelurahan Semarapura Klod Kangin, Kecamatan Klungkung, Minggu (8/1/2023) pagi, dibuat heboh. Hal ini menyusul terbakarnya dapur milik pedagang lawar godel, I Nengah Suita (56) sekitar pukul 08.00 Wita.

Belum jelas apa yang menyebabkan kebakaran tersebut. Namun saat kejadian, I Nengah Suita yang berada di dapur kaget melihat api berkobar dari selang gas kompor masak miliknya. Bahkan api langsung menyambar perabotan di sekitar dapur. Termasuk membakar ruangan beserta isinya yang bersebelahan dengan dapur.

Baca juga :  Pesta Miras, Empat Duktang Diamankan

“Saat itu, api terus menyala. Saya berusaha berkali-kali padamkan api, tapi tidak bisa. Api masih saja menyambar selang gas,” ujar Nengah Suita, ketika ditemui di lokasi kejadian.

Melihat api semakin membesar, Nengah Suita kemudian meminta bantuan warga sekitar. Warga yang mengetahui kejadian tersebut, kemudian berusaha membantu memadamkan api agar kebakaran tidak merembet ke bangunan lainnya. Apalagi bangunan yang terbakar berada di gang yang padat pemukiman.

Baca juga :  Sistem Pemberian Kredit di LPD Bakas Kacau, Bendesa Adat Mulai Diperiksa Penyidik Kejaksaan

Beberapa warga berusaha memadamkan api dengan alat seadanya, seperti membawa ember dan selang. Beberapa saat kemudian, dua armada pemadam kebakaran datang untuk membantu untuk melakukan pemadaman. Api baru dapat dipadamkan 30 menit kemudian.

Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Namun,
Kebakaran itu menghanguskan dua kamar milik Nengah Suita beserta isinya. Polisi telah turun melakukan olah TKP. Dari hasil olah TKP, kebakaran tersebut diduga akibat selang gas bocor di dapur milik korban.

Baca juga :  Barang Bukti 19 Perkara di Klungkung Dimusnahkan

“Benda yang terbakar seperti kasur, almari dan perabotan-perabotan seperti sokasi. Total kerugiannya belum bisa saya pastikan,” ungkap Suita. (119)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini