Proyek Jembatan Tukad Ayung Ditarget Rampung Akhir Februari 2023

jembatan
TETAP ANTRE – Warga yang hendak melalui jembatan Tukad Ayung di Jl.Gatsu, Denpasar, tetap antre karena saat ini dalam tahap pengerjaan bentang tengah, pada Rabu (11/1/2023). (DenPost.id/ist)

Penatih, DenPost.id

Warga yang melintas di Jl.Gatot Subroto (Gatsu) tengah, Denpasar, mesti tetap bersabar, karena jembatan di atas Tukad (Sungai) Ayung, Tembau, Penatih, Dentim ini, belum juga rampung. Pengerjaannya baru mencapai 75%, sehingga diharapkan rampung pada akhir Februari 2023.

Menurut Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) 3.2. Kementerian PUPR Ditjen Bina Marga, Mokhamad Solthon, S.T., M.T., Rabu (11/1/2023), pembangunan jembatan Tukad Ayung saat ini dikebut agar bisa rampung sesuai jadwal. Pembangunan jembatan Tukad Ayung ini satu paket dengan proyek jembatan Tukad Bindu dan Tukad Penatih. Kedua jembatan tersebut sudah rampung dan bisa dilalui kendaraan dari dua arah. Untuk diketahui: satu jembatan menghabiskan dana Rp33 miliar. Dengan demikian ketiga proyek jembatan itu menelan dana total Rp109 miliar.

Baca juga :  Tolak Kenaikan Harga BBM, Demo Sempat Tegang 

Solthon menambahkan proyek jembatan Tukad Ayung saat ini dalam proses pengerjaan bentang tengah, sedangkan sayap kiri dan kanan sudah selesai dibeton. Perpanjangan penggarapan jembatan ini juga sudah disetujui Kementerian PU, karena sebelumnya proyek molor akibat kendala di lapangan. ‘’Kami yakin proyek ini rampung sesuai target, karena terus dikebut,’’ tambahnya.

Menurut Solthon, pemadatan dan pengeringan beton pada bentang jembatan di bagian tengah bisa dipercepat karena memakai obat khusus. Jika biasanya pengerasan beton memakan waktu 28 hari, namun dengan obat khusus bisa dipercepat menjadi 14 hari. Beton dibikin bermutu tinggi, sehingga bisa kuat dan tahan lama. ‘’Jika pengerjaannya lambat, kami bisa didenda karena tak ada perpanjangan waktu lagi,’’ ungkapnya.

Baca juga :  Kenalkan Tatto Sebagai Karya Seni Lewat "Tatto Fest Inkdonesian Movement 2.0"

Dia juga menyebut bahwa pengerjaan sekarang difokuskan pada pembongkaran dudukan girder. Setelah itu dipasangi besi di bagian tengah, kemudian dicor beton. Pihaknya terus mengusahakan agar jembatan ini segera rampung, sehingga arus lalu lintas di Jalan Gatsu bisa normal kembali. Untuk merampungkan proyek ini, pihaknya mengerahkan sekitar 80 tenaga kerja. Hal ini karena di bagian bawah dipasangi batu di sekitar Pura Ayu, dan pemasangan patung, karena di sana juga ada air suci. Pun jalan menuju pura dipasangi paving sehingga umat yang sembahyang ke sana lebih lancar dan aman.

Baca juga :  Lalin di Antasura Lumpuh, Ini Penyebabnya

Solthon berharap agar masyarakat yang hendak melintas di sekitar jembatan Tukad Ayung tetap bersabar dan antre menuju giliran lewat. Hal itu karena kemungkinan sampai seminggu atau 10 hari ke depan pengerjaan masih berlangsung. Yang jelas, pihaknya berjuang keras menggarap proyek jembatan ini, terutama saat pengecoran dudukan girder, pemasangan slap beton, pembesian dan terakhir pengecoran. Pengerjaan selanjutnya, tinggal pemasangan ornamen Bali, lampu penerangan dan patung. ‘’Terakhir tinggal mlaspas sesuai petunjuk Bapak Gubernur Bali,’’ tandas Solthon. (yad)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini