Penangkal Petir Ditambah di Pura Uluwatu

picsart 23 01 11 20 35 28 449
BANGUN MERU - Pembangunan meru di Pura Luhur Uluwatu, yang sempat disambar petir masih berjalan.

Pecatu, DENPOST.id

Mengantisipasi kembali terjadinya kebakaran akibat tersambar petir di Pura Uluwatu, kini dua tambahan penangkal petir kembali dipasang di areal tersebut.

Pemasangan dilakukan Pemkab Badung, melalui Dinas BPBD bekerjasama dengan Desa Adat Pecatu. Hal itu, diungkapkan Bendesa Adat Pecatu, Made Sumerta, dikonfirmasi, Rabu (11/1/2023).

Sumerta memaparkan Bupati Badung melalui Dinas BPBD sudah menggelontorkan anggaran sebesar Rp457 juta untuk pengadaan penangkal petir dan pembangunan meru yang terbakar karena disambar petir, belum lama ini.

“Untuk penangkal petir sudah dipasang lagi dua. Jadinya ada tiga. Satu di madya mandala, satu di utama mandapa di belakangan meru dan satunya lagi di sisi utara. Sedangkan yang sebelumnya masih berfungsi, sehingga total ada tiga penangkal petir,” ujar Sumerta.

Baca juga :  Tiga Bulan Ditutup, "Potential Lost" Pantai Melasti Capai Ini

Pihaknya berharap dengan adanya tambahan dua penangkap petir tersebut, musibah kebakaran seperti sebelumnya tidak terjadi lagi.

Ditanya pembangunan meru yang terbakar? Sumerta memaparkan saat ini pembangunan meru sedang berjalan. Di mana, untuk bahannya berupa kayu ada yang mepunia dari Gianyar. Karena pembuatan meru tersebut, tidak boleh menggunakan kayu sembarangan. Saat ini, pekerja yang menggarap meru tersebut masih menunggu datangnya kayu untuk beti yang di tengah meru tersbeut.

Baca juga :  Ini Tips Ampuh Cegah Ular Masuk Rumah Saat Musim Hujan

Dipaparkan dia, total dana Rp 457 juta tersebut dibagi menjadi dua, yakni untuk penangkal petir sebesar Rp300 juta dan sisanya Rp157 juta untuk pembangunan meru. (113)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini