Cegah Copet, Polisi Awasi Pasar Tumpah di Bangli

picsart 23 01 12 15 23 28 095
PASAR TUMPAH - Suasana pasar tumpah di Bangli, Kamis (12/1/2023). DENPOST.id/ist

Bangli, DENPOST.id

Sudah tradisi, tiap menjelang hari raya besar, suasana Pasar Kidul, Bangli menjadi krodit. Seperti halnya pada Kamis (12/1/2023) pagi. Tampak para pedagang dan pembeli meluber hingga ke trotoar bak pasar tumpah. Dalam situasi seperti ini terkadang copet beraksi. Karenanya, atensi pengamanan khusus diberikan jajaran Polres Bangli bersama Polsek Bangli.

Pengaturan lalin hingga patroli rutin dilaksanakan untuk menjaga ketertiban dan kenyamanan masyarakat. Selain itu, imbauan juga diberikan kepada pengunjung agar lebih waspada terhadap tindak pidana jambret atau copet yang rawan terjadi pada keramaian.

Baca juga :  Disembur Belerang, Kematian Ikan Kembali Terjadi

Pengamanan dan pengaturan arus lalin terkait pasar tumpah tersebut dipimpin Wakapolsek AKP I Dewa Made Anom Astawa, didampingi Pawas AKP I Nyoman Sujana, Kanit Lantas AKP I Wayan Tilem Ardana, dan Kanit Reskrim Iptu I Wayan Santika bersama Anggota. Kegiatan Pengamanan Pasar tumpah dipantau langsung Kabag Ops Polres Bangli, Kompol I Ketut Maret.

Wakapolsek Bangli juga menyampaikan imbauan agar para pedagang maupun pembeli selalu mematuhi protokol kesehatan untuk mencegah penyebaran Covid-19 dan juga mewaspadai potensi kriminalitas pada saat pasar ramai pengunjung. “Pembeli maupun pedagang agar mewaspadai kemungkinan copet dan jambret. Kendaraan yang dibawa agar selalu dikunci stang untuk mencegah hal-hal yang tidak kita inginkan terjadi,” sarannya.

Baca juga :  Jam Operasional Pasar Kidul Kembali Subuh

Pada kesempatan tersebut, Pawas Sujana juga memberikan imbauan kepada para pembeli, agar selalu waspada terhadap diri dan barang bawaannya sehingga tidak mengundang aksi kejahatan. “Mungkin ketika sibuk memilih atau menawar barang, orang menjadi kurang waspada terhadap tas, dompet atau perhiasannya sehingga tidak sadar sudah diambil copet atau jambret,” tandasnya. (128)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini