PPKM Usai, Masyarakat Diminta Tetap Vaksinasi

picsart 23 01 12 15 18 26 455
VAKSINASI - Masyarakat saat mengikuti vaksinasi pencegahan Covid-19, beberapa waktu lalu.

Singaraja, DENPOST.id

Dengan adanya kebijakan penghapusan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di Indonesia tidak serta merta mengendorkan upaya vaksinasi demi tercapainya herd immunity. Hal tersebut disampaikan Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Buleleng, dr. Sucipto, S.Ked., M.A.P saat ditemui di ruangannya, Kamis (12/1/2023).

Sucipto menerangkan, kendati PPKM dihapuskan di Indonesia bukan berarti menandakan pandemi Covid-19 berakhir sepenuhnya. Karena hal tersebut masih ditentukan langsung oleh World Health Organization (WHO), sehingga vaksinasi harus tetap dilaksanakan untuk membentuk imunitas pada kelompok masyarakat. Selain itu, masyarakat juga diminta tetap taat terhadap protokol kesehatan.

Baca juga :  Angin Kencang Juga Robohkan Rumah

Sucipto menambahkan, vaksinasi yang menjadi prioritas terbukti mencegah penyebaran Covid – 19 dan menjaga imunitas tubuh. “Adapun target vaksinasi yang sedang gencar dilaksanakan yakni vaksin booster pertama dengan menyasar masyarakat umur 18 tahun ke atas. Selanjutnya sasaran booster kedua masih menyasar masyarakat umum yang berusia lanjut dan memiliki komorbid (penyakit bawaan),” paparnya.

Pelaksanaan vaksin, lanjut Sucipto, bisa dilakukan di puskesmas serta tempat yang ditentukan bersama pihak desa setelah berkoordinasi sebelumnya.

Baca juga :  PTMT Hari Pertama di Buleleng, Sekolah Diminta Tak Gunakan Pendingin Ruangan

“Untuk persentase vaksinasi masih kita gencarkan, antusias para lansia juga kita apresiasi terbukti dengan pencapaian per tanggal 11 Januari 2023 sebanyak 59 orang sudah divaksin untuk booster kedua,” tandasnya. (118)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini