Keamanan Pantai di Nusa Penida Akan Dikaji

picsart 23 01 12 19 31 05 998
PIMPIN RAKORTAS - Bupati Klungkung, I Nyoman Suwirta, saat memimpin rakortas untuk meminimalisir kejadian yang dialami wisatawan, saat berkunjung ke objek wisata di Nusa Penida, Kamis (12/1/2023).

Semarapura, DENPOST.id

Kejadian hilangnya dua warga negara asing (WNA), Yury Chernyavskiy (36) asal Germany, dan Matthias Mittringer (42) asal Austria, yang terseret arus di Pantai Diamond, Desa Pejukutan, Nusa Penida, mendapat perhatian serius Bupati Klungkung, I Nyoman Suwirta. Pada, Kamis (12/1/2023), Suwirta menggelar rakortas dengan dinas terkait untuk meminimalisir kejadian yang dialami wisatawan, saat berkunjung ke objek wisata di Nusa Penida.

Baca juga :  Diterjang Banjir, Akses Jalan Pura Beji Pasekan Kembali Putus

Dalam rakortas tersebut, Suwirta menyampaikan langkah jangka pendek yang akan dilakukan pemkab untuk pencegahan agar tidak terjadi musibah serupa. Salah satunya menugaskan Dinas Pariwisata bersama instansi terkait untuk mengkaji pantai mana yang baik dan yang tidak untuk aktivitas berenang di semua pantai yang ada di Nusa Penida.

“Rambu-rambu peringatan juga harus jelas. Dan balawista atau life guard (penjaga pantai) yang bertugas di sana juga harus berani dan tegas dalam menerapkan arahan rambu-rambu peringatan,” ujar Suwirta.

Lebih lanjut Suwirta juga menugaskan Sekda Gede Putu Winastra, untuk mengkaji SDM yang akan dipekerjakan sebagai penjaga pantai. Demikian juga dengan gaji yang mereka terima diharapkan dapat menyesuaikan dengan kondisi di lapangan. Bupati juga menugaskan Diskominfo untuk memasang CCTV di beberapa lokasi strategis pada obyek wisata di Nusa Penida.

Baca juga :  Snorkling di Perairan Manta Bay, Wisatawan India Ditemukan Mengambang

“Untuk jangka menengah dan panjang, saya juga meminta Dinas Pariwisata untuk mulai menerapkan konsep One Gate One Destination,” ujarnya. (119)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini