700 Ribu Lebih Wisatawan Diklaim Kunjungi Buleleng

picsart 23 01 13 18 53 21 574
BENAHI DTW - Dinas Pariwisata Kabupaten Buleleng, yang mengklaim melakukan pembenahan terhadap DTW dan juga hotel-hotel yang ada di Buleleng.

Singaraja, DENPOST.id

Semenjak pandemi Covid-19 melandai di Kabupaten Buleleng, secara bertahap roda perekonomian masyarakat berangsur-angsur bergerak maju. Pergerakan roda perekonomian itu, dapat terjadi berkat partisipasi aktif masyarakat mendukung penuh berbagai program Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Buleleng.

Mulai dari pemberian bantuan sosial, program geliat pelaku UMKM yang dikemas dalam even pasar murah dan juga pameran produk. Pada sektor pariwisata, Pemkab Buleleng telah melakukan berbagai program pembenahan dan pengembangan Daerah Tujuan Wisata (DTW) sebagai langkah awal pemulihan kepariwisataan di Buleleng.

Baca juga :  SMP Negeri 4 Singaraja Kembali Raih Prestasi Nasional

Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Buleleng, Gede Dody Sukma Oktiva Askara di ruang kerjanya, Jumat (13/1/2023), membenarkan pihaknya selama dua tahun ini telah melakukan pembenahan terhadap DTW dan juga hotel-hotel yang ada di Buleleng.

Pembenahan itu dilakukan sebagai momentum pemulihan dan bangkitnya kembali pariwisata Buleleng. Pihaknya menerangkan jumlah kunjungan wisatawan ditarget sebanyak 400 ribu orang dengan kualifikasi mancanegara sebanyak 50 ribu orang dan domestik 350 ribu orang. Namun demikian, fakta yang terjadi di lapangan tercatat hingga Oktober 2022, jumlah kunjungan wisatawan jauh melampai target.

Baca juga :  Basmi Hama Tikus, Pemkab Gianyar Lepas Burung Hantu

“Di tahun lalu kami telah menerima kunjungan wisatawan sebanyak 700 ribu lebih, sehingga ini menjadi multiplayer efek yang luar biasa untuk meningkatkan perekonomian di Buleleng,” ujar Dody Sukma.

Jumlah tersebut, tidak semata-mata hanya dalam sebuah catatan melainkan fakta riil di lapangan. Salah satunya adalah kunjungan dari ratusan penumpang kapal pesiar yang berlabuh di Pelabuhan Celukan Bawang, 15 November 2022. (118)

Baca juga :  Di Pulau Peninsula, Aktivitas Memancing Dibatasi

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini