Desa Adat Munggu Kembali Gelar Tradisi Makotek

picsart 23 01 15 18 58 24 694
Bendesa Adat Munggu, I Made Rai Sujana.

Mangupura, DENPOST.id

Desa Adat Munggu, Kecamatan Mengwi, kembali menggelar tradisi Ngerebeg atau yang lebih dikenal sebagai Makotek, Sabtu (14/1/2023). Tradisi yang digelar bertepatan dengan hari raya Kuningan ini, melibatkan sekitar 4 ribu krama desa adat dari 12 banjar.

Pada saat menggelar tradisi Makotek, ribuan masyarakat pun melakukan persiapan sejak pukul 12.00 Wita. Ritual Makotek diawali dengan penyiapan kayu pulet, ujungnya dihiasi daun pandan, serta tamiang. Kemudian dilanjutkan dengan menyucikan dan nedunang Tamiang Kolem yang disthanakan di Pura Puseh, Desa Adat Munggu. Setelah itu, barulah krama Desa Adat Mengwi, menggelar Makotek.

Baca juga :  Vaksinasi, Badung Sasar 7.423 Orang di Kelurahan Kapal

Bendesa Adat Munggu, I Made Rai Sujana mengatakan pelaksanaan tradisi Makotek saat ini memang memiliki perbedaan seperti di pandemi Covid-19. Saat ini tidak ada lagi pembatasan dalam melaksanakan Makotek, sehingga seluruh krama desa adat dapat mengikuti tradisi yang dipercaya sudah ada sebelum penjajahan Belanda.

“Tradisi Makotek dipercaya sebagai penolak bala atau pengusir roh-roh jahat atau yang namanya bhuta kala. Dengan keyakinan itu, sampai sekarang dilaksanakan di Desa Adat Munggu,” jelasnya. (115)

Baca juga :  Wujud Implementasi Merawat Bumi, Badung Tebar Ini

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini