Infrastruktur Berlubang di Pesinggahan Hanya Ditutupi Tanah dan Batu

picsart 23 01 18 20 22 06 446
BERLUBANG - Kerusakan atau lubang jalan di Desa Pesinggahan, Kecamatan Dawan, Klungkung, hanya ditutupi dengan tanah dan batu, Rabu (18/1/2023).

Semarapura, DENPOST.id

Aktivitas truk pengangkut material untuk kepentingan pembangunan Pusat Kebudayaan Bali (PKB) di Kecamatan Dawan, Klungkung, tidak pernah sepi dari keluhan masyarakat. Kali ini, Perbekel Pesinggahan, I Nyoman Suastika menyoroti kerusakan infrastruktur yang diakibatkan aktivitas truk pengangkut material tersebut.

Apalagi di Desa Pesinggahan, akses jalan yang hancur lebur kerap menyebabkan terjadinya kecelakaan.

“Tadi pagi ada kecelakaan di sana. Hanya sebatas lecet motor dan pengendara tidak mengalami luka serius, tetapi yang jelas sangat membahayakan,” ungkap Suastika, Rabu (18/1/2023).

Menurut Suastika, dirinya sudah langsung turun mengecek kondisi jalan yang rusak akibat aktivitas truk pengangkut material tersebut. Apalagi akses jalan menuju ke SMPN 3 Dawan semakin hari semakin hancur dan berlubang. Parahnya, pihak pengembang hanya menutupi lubang tersebut, dengan tanah dan batu, sehingga saat musim hujan sepanjang jalan tersebut akan berubah menjadi kubangan air bercampur lumpur yang licin dan sangat membahayakan.

Baca juga :  Mantan Direktur RSUD Klungkung Meninggal

“Tadi saya turun tangan ke lokasi dan suruh pengembang urug. Tapi hanya diurug pakai tanah dan batu. Kami harap pakai aspal,” ujarnya.

Menindaklanjuti hal itu, Suastika mengatakan pihaknya juga sudah berkoordinasi ke Dinas Pekerjaan Umum. Ketika itu dijelaskan, bahwa tahun 2023 ini pemda sudah menyiapkan anggaran untuk perbaikan jalan. Anggaran yang akan dikucurkan untuk di Kecamatan Dawan mencapai Rp38,8 miliar.

Baca juga :  Tembok Penyengker Longsor, Sebuah Palinggih Tergerus

Lebih lanjut Suastika mengatakan kalau saat ini aktivitas pengerukan material di Pesinggahan sudah tidak ada. Sepengetahuannya, aktivitas pengerukan masih ramai di
Desa Pikat, meliputi Sente dan Pundukdawa. Hanya saja, mayoritas truk pengangkut material yang mencari tanah melintas di Desa Pesinggahan, sehingga membuat akses jalan di Desa Pesinggahan rusak parah.

Sebelumnya, keluhan serupa juga sempat diutarakan Perbekel Dawan Kelod, Nengah Suardita. Dikatakan dia, beberapa ruas jalan di wilayahnya memang sudah berlubang, utamanya di titik-titik yang terdapat gorong-gorong. Namun, saat ini kerusakkan tersebut diperparah dengan adanya aktivitas truk pengangkut material galian untuk proyek pematangan lahan PKB di eks Galian C.

Baca juga :  Staf Dispar Sewakan Mobil untuk "Explore Buleleng"

Terkait hal itu, Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Penata Ruang, Perumahan dan Kawasan Permukiman Klungkung, I Made Jati Laksana menjelaskan perbaikan kerusakkan sejumlah ruas jalan di Kecamatan Dawan sudah diusulkan ke Pemprov Bali melalui dana Bantuan Keuangan Khusus (BKK). Total ada 14 ruas jalan yang diusulkan untuk diperbaiki, dengan panjang mencapai 19,4 kilometer. Pagu anggaran yang diusulkan mencapai Rp38,8 miliar. (119)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini