Dua Terdakwa Kasus TPPU Divonis 19 Tahun

picsart 23 01 22 20 13 58 543
TPPU - Sidang putusan kasus tindak pidana pencucian uang (TPPU) belum lama ini.

Gianyar, DENPOST.id

Dua orang terdakwa kasus tindak pidana pencucian uang (TPPU), Eka Augusta Herriyani dan Evie Marindo Christina dijatuhi hukuman 19 tahun penjara oleh majelis hakim Pengadilan Negeri Gianyar, Kamis (19/1/2023).
Putusan majelis hakim tersebut sama dengan tuntutan Jaksa Penuntut Umum Kejaksaan Negeri Gianyar.
Hal itu diungkapkan Kasi Intel Kejari Gianyar, I Gde Ancana, S.H., Minggu (22/1/2023).

Ancana mengatakan, dalam sidang kasus TPPU ini bertindak sebagai Jaksa Penuntut Umum (JPU) yakni Putu Gede Sumariartha Swara dan Julius Anthony.
Dijelaskannya, dalam sidang pembacaan putusan, Majelis Hakim memvonis kedua terdakwa dengan pidana penjara masing-masing 19 tahun sama seperti tuntutan yang telah disampaikan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri Gianyar. Selanjutnya terhadap barang bukti dikembalikan kepada saksi korban Princess Lolwah melalui PT. Eastern Kayan.

Baca juga :  Pelaku Pariwisata Alih Profesi  Jadi Peternak Kambing

“Dalam pembacaan putusan tersebut, terhadap barang bukti terdapat perbedaan antara surat tuntutan dengan putusan yaitu dalam surat tuntutan ada 2 SHM (sertifikat hak milik) yang dikembalikan kepada saksi-saksi lainnya dikarenakan diperoleh dari hasil lelang. Sedangkan dalam putusan seluruh barang bukti yang bernilai ekonomis dikembalikan kepada saksi korban Princess Lolwah,” paparnya.

Atas putusan tersebut, baik JPU Kejaksaan Negeri Gianyar maupun Kuasa Hukum Terdakwa menyatakan masih pikir-pikir untuk mengajukan upaya hukum banding. (116)

Baca juga :  Dua Tahun Absen, UFF Kembali Digelar

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini