Padudusan Alit di Pura Goa Lawah Digelar Tanpa Pembatasan

goa lawah
PADUDUSAN ALIT - Para pamedek mulai berdatangan menjelang padudusan alit di Pura Goa Lawah, Desa Pesinggahan, Dawan, Klungkung, Senin (23/1/2023).

Semarapura, DENPOST.id

Setelah dua tahun dilakukan pembatasan akibat pandemi Covid-19, padudusan alit di Pura Goa Lawah yang jatuh pada Anggara Kasih Medangsia, Selasa (24/1/2023) dilakukan tanpa pembatasan. Diperkirakan ribuan umat akan membanjiri pura yang didirikan Mpu Kuturan tersebut. Untuk mengantisipasi membeludaknya pamedek, pihak panitia melakukan buka tutup dengan menggunakan sistem kartu.

“Saat puncak padudusan dan nganyarin nanti kami harapkan para pamedek yang tangkil bisa tertib. Karena panitia sudah menyiapkan beberapa kartu berbeda untuk bisa masuk. Untuk satu kartu kami sediakan untuk kapasitas 500 orang,” ungkap Panitia di Pura Goa Lawah, I Putu Juliadi, Senin (23/1/2023).

Baca juga :  Suwirta : Kami Tak Menjauh dan Akan Tuntaskan Permasalahan yang Ada

Selain itu, selama padudusan alit ini, Pura Goa Lawah yang merupakan salah satu destinasi unggulan di Klungkung tetap dibuka untuk aktivitas wisata. Hanya saja wisatawan tidak diperkenankan masuk sampai ke utama mandala pura. Wisatawan hanya diperbolehkan menyaksikan proses upacara dari jaba pura, sehingga tidak sampai menganggu pamedek yang melakukan persembahyangan.

“Seperti pujawali sebelumnya, wisatawan hanya kami izinkan masuk sampai jaba pura,” katanya.

Menurut Putu Juliadi, rangkaian upacara Padudusan Alit di Pura Goa Lawah sudah berlangsung sejak Minggu (22/1/2023), dimulai dengan ritual nyujukang tetaring, ngunggahan sunari, dan ngawitin nyuci negtegang. Puncak Padudusan Alit akan dilaksanakan Selasa (24/1/2023). Upacara akan dipuput Ida Ratu Pedanda Istri Anom Keniten dari Gria Jumpung Anyar Dawan Klod.

Baca juga :  Vaksinasi Gelombang Kedua, Klungkung Siapkan 2.300 Dosis

Selain Pura Goa Lawah, saat bersamaan juga piodalan di Pura Pucak Sari yang letaknya tepat di utara bagian atas Pura Goa lawah. Pura Puncak Sari ini memang ada kaitannya dengan Pura Goa Lawah. Pujawali di Pura Puncak Sari dipuput Ida Pedande Gde Karang Putra Kineten dari Gria Satria Kanginan.

“Padudusan alit akan berlangsung selama 4 hari dan nyineb (hari terakhir piodalan) akan berlangsung pada Jumat (27/1/2023),” imbuhnya.

Untuk diketahui, sesuai historisnya Pura Goa Lawah didirikan oleh Mpu Kuturan pada abad XI. Pura yang terletak di Pantai Goa Lawah ini termasuk salah satu Sad Khayangan yang terletak di arah tenggara. Selain itu, Pura Goa Lawah juga disebutkan menjadi tempat Ida Padanda Sakti Wau Rauh atau Dangyang Nirarta untuk melakukan tirtayatra pada abab  XVI. Hal ini terbukti dengan ditemukannya Padmasana di Pura Goa Lawah.

Baca juga :  ASN di Klungkung Ngantor, Dicek Suhu Tubuh, Ketahuan Demam Dipulangkan

Selain sebagai pura Sad Khayangan, Pura Goa Lawah juga sebagai tempat upacara nyegara-gunung karena kebetulan letaknya di tepi pantai. Pura Goa Lawah sendiri dikenal sebagai stana Dewa Maheswara dan Sanghyang Naga Basuki. (119)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini