Menteri Kelautan Tegaskan Izin Kapal Akan Diperbarui

20230124 151855

Negara, DENPOST.id

Menteri Kelautan dan Perikanan RI Sakti Wahyu Trenggono didampingi Bupati Jembrana I Nengah Tamba saat kunjungan ke Jembrana, Senin (23/1) menegaskan regulasi untuk mendapat BBM subsidi akan diperbarui.
Dalam waktu dekat, nelayan akan semakin mudah mendapatkan izin kapal.

Terkait dengan adanya regulasi sebelumnya yang dinilai menyulitkan nelayan mengurus izin kapal karena adanya Peraturan Menteri Kelautan dan Perikanan Nomor 18 Tahun 2021.
Seperti perahu slerek bergandengan di Pengambengan yang ukurannya digabungkan menjadi lebih dari 30 Gross Tonnage (GT), sehingga tidak mendapatkan solar subsidi.

Baca juga :  Polisi Blusukan ke Sekolah, Edukasi Siswa Terapkan Prokes

Menurut Sakti Wahyu Trenggono acuan Gross Tonnage (GT) diubah menjadi kouta tangkap ikan, sehingga pengurusan izin akan lebih mudah. “Nanti pola berbeda seperti sebelumnya, ke depan akan ada program kebijakan mengenai penangkapan ikan terukur, sehingga nanti ketika Peraturan Presiden (PP) sudah ditandatangani semua tidak berlaku lagi. Namun sampai saat ini belum ditandatangani presiden, kami akan kejar itu,” terangnya.

Menurutnya, peraturan pengurusan izin yang baru GT tak lagi menjadi acuan, melainkan sekarang menggunakan kuota tangkap ikan, hal tersebut bertujuan keberlangsungan ikan di laut ini dapat terjaga dengan baik. Karena saat ini masing-masing berdasarkan GT sehingga berapa pun ikan yang diambil tidak pernah diperhatikan.

Baca juga :  Bengkel Sastra Musikalisasi Puisi Digelar di Jembrana

Dikatakan jika PP sudah berlaku, nanti ikan yang diambil di laut itu sesuai kuota yang dimiliki nelayan, sehingga keberlangsungan ikan sangat dijaga. (120)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini