Puluhan Warga Datangi Mapolres Klungkung

picsart 23 01 24 20 00 08 733
DATANGI MAPOLRES - Puluhan warga, saat mendatangi Mapolres Klungkung, Selasa (24/1/2023).

Semarapura, DENPOST.id

Kasus dugaan ijazah palsu yang melibatkan Anggota DPRD Klungkung dari Partai Perindo, Nyoman Mujana terus bergulir. Pada, Selasa (24/1/2023), puluhan warga yang tergabung dalam eksponen masyarakat Klungkung mendatangi Mapolres Klungkung, untuk mempertanyakan tindak lanjut kasus dugaan ijazah palsu tersebut.

Dipimpin Dewa Gede Sena selaku Komite Nasional Penyelamatan Aset Negara (Komnaspan) Bali, dan I Wayan Sukarta, warga mulai menjalankan aksinya dengan jalan kaki dari Alun-alun Ida I Dewa Agung Jambe sekitar pukul 10.30 Wita.

Dengan memakai pakaian adat, warga jalan kaki membawa spanduk bertuliskan kritikan terkait penanganan kasus tersebut, ke Mapolres.

Sempat ada mau orasi di depan Mapolres, namun untuk tertibnya aksi, pihak kepolisian kemudian mengarahkan warga untuk masuk ke halaman Mapolres Klungkung. Koordinator aksi dan perwakilan warga kemudian diarahkan Kabag Ops, Kompol Ketut Suastika untuk bertemu langsung Kapolres Klungkung, AKBP I Nengah Sadiarta.

Baca juga :  BMKG Imbau Waspadai Hujan Lebat Disertai Petir

Sebagai koordinator, I Dewa Gede Sena yang diterima di ruang kerja Kapolres kemudian menyampaikan maksud dan tujuannya datang bersama warga ke Mapolres Klungkung. Yang mana, intinya warga mempertanyakan kejelasan perkembangan penanganan kasus dugaan ijazah palsu yang melibatkan oknum anggota DPRD, Nyoman Mujana.

“Kami merasa buntu dikarenakan tidak ada kemajuan dan kepastian. Kalau memang kasus ini tidak terbukti agar diberhentikan. Jika terbukti silakan segera diselesaikan,” ungkapnya.

Baca juga :  Kominfosanti Buleleng Ajak Beralih ke TV Digital

Sementara menanggapi aspirasi warga tersebut, Kapolres Klungkung, AKBP I Nengah Sadiarta yang didampingi Kasat Reskrim, Iptu Arung Wiratama mengatakan kalau Polres Klungkung sudah melakukan pengecekan alat bukti. Dalam sistem penyelidikan, Kapolres juga mengatakan tidak boleh menerima intervensi.

“Kami di Polres sudah melakukan pengecekan secara prosedur. Dan untuk gelar perkara dalam kasus ini, kami masih melakukan koordinasi di Polda Bali,” ungkap Kapolres Sadiarta.

Namun demikian, Kapolres Sadiarta berjanji dalam waktu dekat akan memberikan keputusan dari kasus tersebut.

“Apapun keputusannya nanti akan diinformasikan kepada pelapor, serta masyarakat sehingga dalam penanganan kasus tersebut mendapat kejelasan,” katanya.

Baca juga :  Pencuri di Pura Dalem Digde Setra Bugbugan Sempat Kepergok, Polisi Amankan Ini

Sementara Kasat Reskrim, Iptu Arung Wiratama juga menjelaskan perkembangan penanganan dalam kasus dugaan ijazah palsu tersebut. Yang mana, perkembangan terakhir dalam dua Minggu ini, dirinya sudah mendapat infomasi dari KPU pusat.

Termasuk melakukan koordinasi dengan Polda Bali, dan sudah melakukan gelar perkara pada, Kamis 19 Januari 2023.

“Hasil dari gelar menyatakan perkara ijazah palsu tidak terbukti dan dipersilahkan kepada penyidik menyusun administrasi. Selanjutnya sesuai SOP dan kesimpulan dari penyidik sesuai dari PKPU bahwa ijazah yang di-copy berlegalisir sudah sesuai dengan aslinya menurut keterangan dari dinas pendidikan Kabupaten Klungkung,” jelasnya. (119)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini