Polisi Selidiki Kasus Bunuh Diri Bule Australia di Nusa Penida

picsart 23 01 25 15 29 08 567
OLAH TKP - Polisi melakukan olah TKP di lokasi WNA yang diduga gantung diri.

Semarapura, DENPOST.id

Polres Klungkung melakukan penyelidikan terkait meninggalnya WNA asal Australia, JJS (21) di sebuah hotel di Desa Jungutbatu, Nusa Penida, Klungkung, Selasa (24/1/2023) sekitar pukul 12.00 Wita. Apalagi wisatawan berjenis kelamin perempuan ini ditemukan meninggal dunia dengan cara gantung diri dengan tali bekas nelayan di pojok luar kamar hotel.

Kasat Reskrim Polres Klungkung, AKP Arung Wiratama, seizjn Kapolres, Rabu (25/1/2023) mengatakan, pihaknya di Polres sudah melakukan olah TKP dan membawa jenazah korban ke RS Sanglah. Dari hasil olah TKP, pihak kepolisian untuk sementara menyimpulkan korban meninggal murni karena gantung diri.

Baca juga :  "Tumpek Uye", Pemkab Klungkung Lepasliarkan Hewan dan Biota Laut

Hal ini dilihat dari identifikasi jenazah korban. Petugas melihat ada lebam di pinggang sampai betis korban. Korban juga diperkirakan sudah meninggal empat jam sebelum ditemukan tergantung di luar pojok kamar hotel. Di samping itu, ditemukan juga cairan pada alat kelamin. Lidahnya juga menjulur sesuai dengan ciri-ciri korban meninggal gantung diri.

“Melihat bukti-bukti itu, untuk sementara kami simpulkan wisatawan ini meninggal murni karena gantung diri,” ungkap Arung Wiratama.

Baca juga :  27 Warga Miskin di Desa Paksebali Luput dari Bantuan Bedah Rumah

Sejauh ini, pihak kepolisian juga belum mengetahui secara pasti motif korban mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri. Tapi untuk mendalami dan mencari tahu motifnya, petugas akan mengecek isi HP korban. Saat melakukan olah TKP, korban ditemukan gantung diri dengan masih memakai headset. Sedangkan HPnya berada di bawah korban gantung diri.

“Kami telah amankan juga HP milik korban di TKP. Cuma untuk membuka HPnya perlu kode,” ujarnya.

Lebih lanjut Arung Wiratama mengatakan, korban menginap di Nusa Penida untuk mengikuti les diving (menyelam) selama empat minggu. Hal ini juga dibenarkan salah seorang rekan korban yang menjadi pelatih diving. Namun sebelum meninggal, petugas housekeeping (kebersihan) hotel sempat melihat korban mengumpulkan tali bekas nelayan dan kerang laut di teras kamar.

Baca juga :  Sempat Hilang Sehari, Wisatawan Korsel Ditemukan Tewas

“Barang-barang ini memang patut dicurigai. Kami juga sudah koordinasi dengan konsulat Australia untuk menghubungi keluarga korban. Dan, kami masih menunggu permintaan keluarga korban jika ingin melakukan autopsi jenazah korban,” terangnya. (119)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini