Tingkatkan Tata Kelola Pemdes, Pemkab Gianyar Gelar Bimtek

picsart 23 01 25 20 14 59 229
IKUTI BIMTEK - Para perangkat desa se-Gianyar, saat mengikuti bimtek di salah satu vila di Gianyar.

Gianyar, DENPOST.id

Guna meningkatkan tata kelola pembangunan dan kesejahteraan masyarakat desa, Pemerintah Kabupaten Gianyar bekerjasama dengan Lembaga Penelitian Pengabdian Masyarakat dan Pusat Kajian (LPPMPK) salah satu universitas melaksanakan bimbingan teknis (Bimtek) peningkatan kapasitas pemerintah desa (Pemdes), yakni perbekel/lurah, Badan Permusyawaratan Desa (BPD) dan Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) se- Kabupaten Gianyar.

Para peserta Bintek terdiri dari 64 orang perbekel, 64 orang BPD dan 70 peserta dari LPM.
Kegiatan berlangsung di Kori Maharani Villas, Gianyar, Selasa (24/1/2023).

Baca juga :  Sudah Divaksin dan Hindari Pencurian, Sapi Dipasangi Anting Barcode

Bimtek mengangkat tema “Meningkatkan Tata Kelola Pembangunan Desa untuk Kesejahteraan Masyarakat Desa” dibuka langsung Pj. Sekda Kabupaten Gianyar, I Dewa Gede Alit Mudiartha.

Di mana, pelaksanaan bimtek selama 6 hari dari, Selasa (24/1/2023) sampai dengan Jumat (27/1/2023), kemudian dilanjutkan pada, Senin (30/1/2023) dan Selasa (31/1/2023).

Pj.Sekda Gianyar, I Dewa Gede Alit Mudiartha mengatakan sesuai yang diamanatkan dalam Undang-undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa, tugas-tugas yang diemban perbekel, BPD dan LPM cukup berat. Karena mencakup berbagai bidang, baik dari bidang penyelenggaraan pemerintah, pembangunan, pembinaan kemasyarakatan dan bidang pemberdayaan masyarakat.

Baca juga :  Kunjungan Wisatawan Meningkat, Polsek Ubud Gencar Patroli

“Saya minta kepada perbekel, BPD dan LPM hendaknya senantiasa meningkatkan kemampuan dan pengetahuan pemahaman peraturan Perundang-undangan. Dalam melaksanakan tugas, perbekel tidak bisa sendiri, tetapi harus selalu berkoordinasi dan menjaga hubungan yang harmonis dengan BPD dan lembaga-lembaga yang ada di desa,” kata Alit Mudiartha.

Dikatakan dia, sebagai lembaga di tingkat desa yang menjadi ujung tombak yang paling bawah untuk melayani masyarakat, perbekel, BPD dan LPM dituntut untuk memberikan pelayanan sebaik-baiknya dan seadil-adilnya, serta mampu menampung dan menindaklanjuti aspirasi masyarakat. Terlebih pelayanan dan pengabdian sebagai sebuah organisasi yang tulus demi mensejahterakan masyarakat tidak akan pernah sia-sia, karena pengabdian yang tulus adalah yadnya. (116)

Baca juga :  Lahan Bekas Pasar Loak di Jalan Gunung Agung Jadi TPS Liar

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini