Kasus Dana SPI, Hendak Diperiksa Kejati, Rektor Unud Mangkir

jaksa123
Agus Eka Sabana Putra

Denpasar, DenPost.id

Penyidik Kejaksaan Tinggi (Kejati) Bali memeriksa tiga saksi tambahan dalam kasus dugaan korupsi dana Sumbangan Pengembangan Institusi (SPI) bagi para mahasiswa baru Universitas Udayana (Unud) yang masuk lewat jalur mandiri. Dari ketiga saksi yang diperiksa itu, seorang di antaranya tidak memenuhi panggilan penyidik tanpa alasan jelas. Saksi yang mangkir itu adalah Rektor Unud Prof. Dr. Ir. Nyoman Gde Antara, M.Eng. IPU, yang juga mantan ketua panitia penerimaan mahasiswa baru jalur mandiri tahun 2018 hingga 2020.

Baca juga :  Putus Penyebaran Virus Corona, 3.000 Masker Dibagikan Cuma-cuma 

“Dia tidak menghadiri panggilan penyidik tanpa memberikan alasan yang sah. Penyidik akan mengirim kembali surat panggilan sebagai saksi kepada yang bersangkutan bersama saksi-saksi lain,” kata Kasi Penerangan Hukum Kejati Bali Putu Agus Eka Sabana Putra, Senin (6/3/2023).

Menurut dia, dua saksi yang hadir merupakan mahasiswa. Saksi-saksi tersebut dipanggil dan diperiksa untuk memperjelas kasus dugaan korupsi dana SPI dan menelusuri adanya keterlibatan pihak lain selain ketiga tersangka. “Hingga saat ini sudah dua puluh lima saksi yang kami periksa. Untuk ke depan, ada saksi-saksi lain yang juga kami panggil,” tegas Agus Eka Sabana Putra.

Sebelumnya DenPost memberitakan bahwa untuk memperdalam peran ketiga tersangka dalam kasus dugaan korupsi dana SPI di Unud, penyidik Kejati Bali memeriksa mantan Rektor Unud Prof. Raka Sudewi, Sp.S (K). Dalam pemeriksaan pada Selasa (28/2/2023) tersebut, mantan Rektor ini ditanya seputar kasus dugaan korupsi dana SPI saat dia berstatus sebagai Rektor Unud periode 2017-2021. Namun Prof. Raka Sudewi enggan memberi keterangan usai diperiksa penyidik.

Baca juga :  Enam Sekolah Baru Siap Dioperasikan, Pemerintah Jamin Tak Ada Lulusan SMP Tercecer

Mengenai pemeriksaan mantan Rektor Unud tersebut dibenarkan oleh Kasi Hukum Penerangan Kejati Putu Agus Eka Sabana. “Pemeriksaan saksi-saksi untuk mendalami fakta-fakta hukum, indikasi yang telah didapat oleh penyidik pada proses sebelumnya, dan mendalami kemungkinan ada pihak lain yang terlibat,” tegasnya. (yan)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini