Kantor BUMDes Dawan Kaler Digeledah Kejaksaan

geledah bumdes
DIGELEDAH - Kejaksaan Negeri Klungkung menggeledah Kantor BUMDes Kerta Laba Dawan Kaler, Selasa (7/3/2023).

Semarapura, DENPOST.id

Kejaksaan Negeri Klungkung menggeledah Kantor BUMDes Kerta Laba Desa Dawan Kaler, Kecamatan Dawan, Selasa (7/3/2023) siang. Penggeledahan Kantor BUMDes yang berlokasi di wilayah Banjar Metulis ini dilakukan menyusul banyaknya warga atau nasabah yang tidak bisa menarik uang tabungannya di BUMDes tersebut. Apalagi BUMDes tersebut sudah tidak beroperasi sejak dua tahun lalu.

Dari pantauan di lapangan, penggeledahan Kantor BUMDes dipimpin Kasi Pidsus Putu Kekeran, sekitar pukul 10.00 Wita. Beberapa petugas kejaksaan terlihat memeriksa dokumen dan memanggil sejumlah karyawan BUMDes untuk dimintai keterangan.

Tak ketinggalan Sekdes Dawan Kaler, Putu Diatmika dan Klian Banjar Dinas Metulis, Komang Nova Swaryasa ikut menyaksikan proses penggeledahan. “Kita melakukan penggeledahan ini karena BUMDes ini macet dan banyak nasabah yang tidak bisa menarik uang tabungannya,” ungkap Putu Kekeran.

Menurut Putu Kekeran, penggeledahan dilakukan karena ada laporan dari masyarakat. Menindaklanjuti laporan tersebut, pihak kejaksaan kemudian turun melakukan penyelidikan dan meningkatkan kasus tersebut ke penyidikan sejak tanggal 31 Januari 2023 lalu.

Baca juga :  Diduga Selewengkan Dana Rp5 Miliar, Dua Pengurus LPD Ped Jadi Tersangka

“Kami sudah beberapa kali turun ke sini. Dan, coba lihat sendiri kantornya berdebu dan sudah lama tutup,” katanya.

Sementara Ketua BumDes Kerta Laba Desa Dawan Kaler, I Wayan Suwastra mengakui kantor BUMDes yang dikelolanya sudah tutup sejak bulan Juli Tahun 2021. Hal ini terjadi lantaran kondisi BUMDes tidak punya uang untuk membayar nasabah yang akan menarik uang di tabungannya.

“Kerena tidak ada uang inilah kita tutup pak. Apalagi banyak nasabah yang mau narik tidak dapat uang langsung marah-marah ke kantor, sehingga untuk mengantisipasi itu kita terpaksa tutup,” ucapnya.

Baca juga :  Dituduh Nyantet, Buruh Proyek Disabet Celurit

Suwastra juga sempat menyinggung kalau dari keluarga Perbekel Dawan Kaler, Kadek Sudarmawa juga banyak meminjam uang di BUMDes. Bahkan nilainya dikatakan sampai Rp 600 juta. Pinjaman ini diakui disertai anggunan. Hanya saja pembayarannya selama ini tidak lancar. “Kami sudah sempat nagih. Tapi kami diminta bersabar karena situasi masih Covid,” imbuhnya.

Untuk diketahui, BUMDes Kerta Laba Dawan Kaler selama ini mengelola tiga unit usaha. Yakni unit usaha simpan pinjam, unit usaha air bersih dalam kemasan dan unit usaha pasar desa. Unit usaha air bersih dalam kemasan juga sempat mendapat suntikan dana dari BUMDes sekitar Rp 1,6 miliar. Namun sampai saat ini pembayaran juga macet. (119)

Baca juga :  Nusa Penida Kembali Dilanda Banjir, Motor Nyaris Hanyut

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini