Miring, Meru Tumpang Lima di Pura Watu Klotok Disangga Bambu

picsart 23 04 02 17 17 43 468
DISANGGA - Kondisi meru tumpang lima di Pura Watu Klotok, Klungkung disangga dengan bambu, Minggu (2/4/2023).

Semarapura, DENPOST.id

Kondisi bangunan meru tumpang lima di Pura Watu Klotok, Desa Tojan, Klungkung cukup memprihatinkan. Saka (tiang penyangga) meru yang dibangun sejak tahun 2001 tersebut bergeser. Kondisi ini membuat bangunan dengan atap ijuk tersebut miring. Untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan, pengempon pura terpaksa menyangga bangunan meru tersebut menggunakan bambu.

Pemangku di Pura Waktu Klotok, Jero Mangku Ketut Suantika, mengatakan, sudah sejak lama meru menunjukkan tanda-tanda kerusakan. Namun, kondisinya semakin parah pascaditerjang angin puting beliung.

“Kalau ada angin kencang, keluar bunyi kretek-kretek dan meru juga seperti oleng. Apalagi saat paing Anggarkasih Julungwangi lagi kena angin keras. Sampai ada bunyi kretek-kretek cukup keras. Kami para pemangku sampai takut,” ujar Jro MangkuSuantika, Minggu (2/4/2023).

Melihat kondisi tersebut, Jero Mangku Suantika didampingi Jero Mangku Made Subrata mengatakan kalau para prajuru mengambil langkah antisipasi dengan memasang penyangga terbuat dari bambu di sekeliling meru. Harapannya agar kerusakan bangunan tidak semakin parah dan juga menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.

Baca juga :  KMP Nusa Jaya Abadi Beroperasi, Penumpang Masih Sepi

Selain meru tersebut, kondisi sejumlah bangunan lainnya di Pura Watu Klotok juga tak jauh berbeda. Seperti halnya bale gong, kondisi atapnya bocor karena ijuknya sudah tipis. Kemudian  bale pasamuhan, bale pesantian, dan bale kulkul juga terlihat rusak parah di bagian atapnya.

“Untuk pasamuhan, bale pesantian, dan bale kulkul sudah diajukan usulan perbaikannya ke Pemkab. Saat ini kondisinya bocor karena ijuknya sudah sangat tipis. Sedangkan untuk bale gong sebelah timur akan diperbaiki oleh desa  (Desa Adat Gelgel),” terangnya.

Baca juga :  Warga Nusa Penida Mulai Lirik Budidaya Terumbu Karang

Jero Mangku Suantika sangat berharap, kerusakan meru dapat segera ditindaklanjuti dan diprioritaskan. Apalagi sebelumnya Kepala Dinas Kebudayaan Klungkung dan juga jajaran dari Dinas PU sudah sempat melakukan pengecekkan ke lokasi.

Sementara itu, Kepala Dinas Kebudayaan Klungkung, Ida Bagus Jumpung Oka Wedhana, mengakui kalau pihaknya sudah turun mengecek kondisi meru yang miring. Namun, dari hasil pengecekan, bangunan meru yang miring akibat diterjang angin ini belum termasuk proposal hibah yang diajukan pihak pengempon Pura dalam hal ini Desa Adat Gelgel.

Baca juga :  Rumah Warga Miskin di Klungkung Ambruk

“Informasinya pihak pengempon pura sudah mengajukan proposal hibah kepada pak Bupati untuk memperbaiki bangunan yang ada di Pura Watu Klotok. Namun, dalam usulan proposal tersebut belum termasuk bangunan meru tumpang lima,” ungkap IB Jumpung.

Walaupun tidak masuk dalam proposal, IB Jumpung mengatakan kalau perbaikan meru masih bisa dibantu dari Pemkab Klungkung. Hanya saja, untuk saat ini perbaikannya masih menunggu petunjuk Bupati.

“Dinas PU sudah turun melakukan kajian. Dan, kajiannya sudah ada. Tinggal menunggu petunjuk pak Bupati,” tandasnya. (119)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini