Disdukcapil Badung Sebut KTP Seorang Bule Rusia Sesuai Prosedur

kamis ktp
KANTONGI KTP-- Warga Rusia, Kirill Antonov, yang kini mengantongi KTP Badung.

Mangupura,DenPost

Satu foto KTP milik warga negara asing (WNA) beredar di media sosial (medsos). Setelah ditelusuri, WNA tersebut berinisial KA yang beralamat di Kecamatan Kuta Selatan (Kutsel). Warna KTP-nya sama dengan milik WNI, hanya memang tertulis kewarganegaraan Rusia.

Kadis Kependudukan dan Catatan Sipil (Kadisdukcapil) Badung Anak Agung Ngurah Arimbawa, Rabu (12/4/2023), menanggapi hal tersebut. Menurutnya, telah dilakukan pengecekan dari aplikasi Sistem Informasi Administrasi Kependudukan (SIAK) mengenai keabsahan KTP warga Rusia itu. Dari aplikasi tersebut, dia menyatakan bahwa WNA yang ber-KTP Badung itu telah memiliki Kartu Izin Tinggal Tetap (Kitap) dari Imigrasi. Namun masa berlaku KTP-nya sesuai dengan masa berlaku Kitap.

Baca juga :  Gempa saat Sasih Kasa, Ketua PHDI Sebut Ini Artinya

“Kami sudah cek melalui sistem SIAK, dan sudah sesuai dengan prosedur. Orang asing itu mengantongi Kitas maupun Kitap dari Imigrasi. Memiliki Kitas saja sudah menjadi penduduk, karena dia sudah memiliki NIK,” tambah Arimbawa.

Hanya saat dilakukan perekaman, dia mengaku ada kelangkaan keping KTP, sehingga diterbitkanlah KTP dengan warna yang sama dengan WNI. “Waktu itu tahun 2022 keping KTP memang langka sekali, dan pengadaannya susah. Jadi dipakailah warna biru. Kalau orang asing memegang Kitap warna oranye semua. Nanti kami melakukan proses,” jelasnya

Baca juga :  Dampingi Menteri dari Inggris dan  RI, Gubernur Koster Tanam Mangrove di Simbar Segara, Densel

Ditanya mengenai legalitas penerbitan KTP WNA tersebut, Arimbawa menerangkan bahwa saat itu belum ada aturan yang membedakan warna. “Hanya baru-baru ini saja  ada. Saat kami rapat dengan Kemenkumham, saat itulah disampaikan,” terang Arimbawa.

Lebih lanjut dia mengungkapkan saat ini WNA yang memiliki KTP tercatat 3 persen dari penduduk Badung. Jumlah yang relatif besar ini diperkirakan akibat pengaruh wisata nomad. Kebanyakan WNA ini tinggal di wilayah Canggu. “Mayoritas mereka  bekerja disini (Badung), karena ada kaitannya dengan wisata nomad. Mereja sambil berwisata dan bekerja disini,” tandas Arimbawa. (dwa)

Baca juga :  Vila Warga Prancis di Ungasan Terbakar Tengah Malam

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini