Rekomendasi Pembelian Solar untuk Nelayan di Jembrana Dikeluarkan

picsart 23 05 14 14 54 12 796
NELAYAN - Nelayan di Pelabuhan Perikanan Pengambengan.

Negara, DENPOST.id

Para nelayan di Jembrana belakangan ini kesulitan membeli Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi atau solar untuk melaut. Karena kesulitan membeli solar, sehingga nelayan banyak yang menganggur.

Guna mengatasi kesulitan nelayan tersebut,
Bupati Jembrana telah mengeluarkan kebijakan diskresi terkait rekomendasi pembelian BBM bersubsidi, khususnya solar bagi para nelayan kepada Kepala Dinas Perhubungan, Kelautan dan Perikanan kabupaten Jembrana.

Diskresi Bupati Jembrana tersebut, tertuang dalam Surat Perintah nomor 523/185/DKP/2023 kepada Kepala Dinas Perhubungan, Kelautan dan Perikanan Jembrana, dengan pertimbangan situasi dan kondisi para nelayan yang kesulitan mendapatkan solar, serta untuk meningkatkan produktivitas para nelayan untuk menumbuhkan perekonomian masyarakat pesisir.

Kebijakan Bupati Jembrana itu, disambut baik salah satu  nelayan yang beroperasi di Pengambengan, Nur Hakim.
Nur Hakim, Sabtu (13/5/2023), mengatakan perpanjangan rekomendasi pembelian BBM bersubsidi, khususnya solar bermanfaat dalam meringankan beban pengeluaran para nelayan dalam mencari ikan.

Baca juga :  Arus Mudik Idul Adha Mulai Meningkat

Pihaknya pun sangat berterimakasih kepada Pemerintah Kabupaten Jembrana yang sudah memberikan kemudahan bagi para nelayan dalam memperoleh BBM jenis solar. “Saya sebagai nelayan dengan adanya pemberian diskresi rekomendasi pembelian BBM jenis solar yang diperpanjang selama 1 tahun sangat terbantu sekali ,” ucap Nur Hakim.

Sebelumnya, Nur Hakim mengaku tidak dapat bekerja semenjak rekomendasi pembelian solar habis pada tahun 2022. Hampir lima bulan ia dan nelayan lainnya memutuskan tidak melaut karena tidak mampu membeli BBM bersubsidi jenis solar.
“Selesai diskresi tahun 2022, mulai Januari 2023, kita pilih tidak melaut sampai Mei. Sampai hari ini, kita tidak melaut karena tidak mampu beli solar non subsidi,” ungkapnya.

Baca juga :  Tersangka Kasus Persetubuhan Anak di Bawah Umur Ditahan

Sementaa Bupati Nengah Tamba melalui surat perintahnya meminta Kadis Perhubungan, Kelautan dan Perikanan Jembrana untuk menerbitkan rekomendasi pembelian BBM bersubsidi, khususnya solar untuk membantu nelayan dapat kembali melaut. “Saya perintahkan supaya Kepala Dinas Perhubungan Kelautan dan Perikanan kabupaten Jembrana mengambil suatu kebijakan untuk menerbitkan surat rekomendasi BBM tertentu dalam hal ini solar bagi nelayan di Kabupaten Jembrana, sehingga para nelayan dapat kembali melakukan aktivitas penangkapan ikan,” ujarnya.

Kepala Dinas Perhubungan Kelautan dan Perikanan Jembrana, I Ketut Wardana Naya atas perintah bupati mengeluarkan surat edaran untuk penerbitan surat rekomendasi BBM tertentu dalam hal ini solar tertanggal 11 Mei 2023, dengan beberapa ketentuan yang harus dipenuhi para nelayan. “Kebijakan ini berlaku 1 tahun sejak ditetapkan, kebijakan ini hanya diperuntukkan bagi kapal perikanan berdomisili di Kabupaten Jembrana dengan ukuran maksimal 30GT dengan syarat permohonan perijinan kapal perikanan sudah didaftarkan ke Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Bali,” ucapnya.

Baca juga :  Timbulkan Bau Busuk, TPA Butus Disemprot Cairan Ini

Wardana menambahkan, bagi kapal di bawah 3 GT, surat rekomendasi dapat diterbitkan kepala desa (perbekel) atau lurah sesuai domisili masing-masing. Hal ini juga berlaku bagi pembelian BBM bersubsidi jenis pertalite bagi nelayan kecil. (120)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini