Los di Areal Parkir Pemkab Jembrana Mulai Dibangun 

los
RELOKASI - Para pedagang Pasar Umum Negara yang akan direlokasi sudah mulai disiapkan tempat di areal parkir Pemkab Jembrana.

Negara, DENPOST.id

Revitalisasi Pasar Umum Negara hingga saat ini masih pro dan kontra.
Sosialisasi yang pernah dilaksanakan juga masih belum ada titik temu. Pertemuan Bupati Jembrana, I Nengah Tamba dengan perwakilan Paguyuban Pasar Umum Negara juga sudah dilaksanakan, namun hasilnya juga belum ada kejelasan.

Meski ada penolakan desain, Pemkab Jembrana sudah melakukan berbagai persiapan untuk relokasi pasar dan menjelang revitalisasi pasar.
Dari pengamatan, Selasa (11/7/2023), areal parkir Pemkab Jembrana sudah mulai dipasangi sekat-sekat untuk pembangunan los relokasi pedagang.
Sejumlah pekerja nampak sibuk memasang triplek untuk sekat antarlos dan atap baja ringan.
Demikian juga petugas Dinas LHKP sudah memotong kayu-kayu besar di areal parkir Pemkab sehingga tidak menghalangi pembuatan los dan aktivitas jual beli nantinya.

Baca juga :  Dewan Jembrana Minta Pengurangan Pegawai Kontrak Ditunda

Rencananya, para pedagang bakal mulai pindah ke lokasi ini mulai 21 Juli 2023 mendatang, mengingat revitaliasi Pasar Umum Negara mulai dikerjakan tahun 2023 ini.
Tak hanya di parkir, pekerja juga membangun los di pinggir jalan areal Kantor Bupati Jembrana sebelah timur atau timur kantor DPRD Jembrana/barat wantilan Jagatnatha.
Dari informasi, kawasan Civic Center kantor Bupati Jembrana ini bisa menampung 500-an pedagang berbagai komoditas.

Salah seorang petugas mengatakan, sejak areal parkir mulai dibangun los pedagang, para pegawai dibebaskan untuk parkir sementara waktu.
Di antaranya ada mobil yang parkir di sepanjang Jalan Surapati, kemudian sepeda motor mulai parkir di areal dalam atau depan Kantor Bupati.

Baca juga :  Penumpang Turun Drastis, Jasa Pelayanan Kapal Berkurang

Kepala Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian dan Perdagangan Jembrana, I Komang Agus Adinata, mengatakan, pembangunan los ini sebagai solusi alternatif karena lapangan Dauh Waru masih digunakan untuk kegiatan olah raga.
Untuk relokasi, pihaknya telah menyiapkan dua tempat, yakni Pasar Ijogading serta areal Parkir Kantor Bupati. “Untuk di lahan parkir Kantor Bupati Jembrana, kapasitasnya sekitar 500-an los dengan berbagai komoditas,” katanya.

Agus Adinata juga memastikan semua pedagang tertampung, karena selain di areal parkir, los juga dibangun di sepanjang Jalan Surapati bagian timur.
Sementara pedagang emas diprioritaskan di Pasar Ijogading.
“Kami berharap tidak ada masalah dan kendala lagi untuk revitalisasi pasar dan relokasi berjalan lancar,” pungkasnya. (120)

Baca juga :  Jelang Galungan, Ini Pesan Putri Suastini Koster

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini