Terdampak Abrasi, Pemelastian Kecamatan Melaya akan Dipindah

picsart 23 08 25 16 55 20 698
TINJAU LOKASI - Bupati Jembrana, I Nengah Tamba, ketika meninjau lokasi rencana tempat pamelastian baru di Desa Candikusuma.

Negara, DENPOST.id

Abrasi telah banyak menggerus pesisir pantai di Jembrana. Kondisi ini juga terjadi di Kecamatan Melaya, Kabupaten Jembrana. Bahkan tempat pamelastian Ida Bhatara saat rangkaian pelaksanaan Hari Raya Nyepi bagi Kecematan Melaya juga porak poranda dan tergerus abrasi beberapa waktu lalu.

Dampaknya, tempat itu sudah tidak memungkinkan lagi sebagai tempat pamelastian selanjutnya.
Majelis alit dan seluruh Bendesa Adat di Kecamatan Melaya kompak untuk mengusulkan pemindahan lokasi yang sebelumnya berada di sebelah selatan Pura Dalem Candikusuma menjadi di sebelah barat Kantor Desa Candikusuma.

Baca juga :  Yonif Mekanis 741/GN Sambangi Warga Terdampak Pandemi

Menindaklanjuti usulan tersebut,
Bupati Jembrana, I Nengah Tamba, meninjau lokasi bakal pamelastian, Jumat (25/8/2023). Tamba didampingi Kadis Parbud Anak Agung Komang Sapta Negara; Kadis PKP I Ketut Wardana Naya; Camat Melaya serta seluruh bendesa di Kecamatan Melaya.

Saat meninjau lokasi lokasi baru tempat pamelastian, Tamba menilai sangat strategis.
“Namanya upacara melasti tentu memerlukan tempat yang besar dan representatif, pemilihan tempatnya sudah bagus, akses banyak, tinggal nanti ditata ulang,” ungkapnya.

Baca juga :  Seorang Bayi dan Ibu Hamil Terkonfirmasi Positif Covid-19 di Jembrana

Dia berharap kepada Majelis dan bendesa untuk segera membuatkan proposal dan mencantumkan apa saja item yang diperlukan sebagai kelengkapan tempat melasti.
“Astungkara di perubahan 2024 bisa dieksekusi karena ini adalah untuk kepentingan umat, sehingga nanti jalannya yadnya bisa berjalan dengan baik dan labda karya,” pungkasnya.
(120)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini