Usai Pesta Arak, Dua Kelompok Buruh Proyek Bertikai

picsart 23 11 07 16 30 12 516
EVAKUASI - Aparat mengevakuasi korban penganiayaan di bedeng proyek di Sanur.

Sanur, DENPOST.id

Berselisih paham usai pesta arak, dua kelompok buruh bangunan bertikai. Kalah jumlah, satu kelompok terluka karena dianiaya. Kericuhan tersebut terjadi di lokasi proyek di Jalan Batur Sari Gang Tunjung Sari, Desa Sanur Kauh, Denpasar Selatan, Senin (6/11/2023) malam.

Kasi Humas Polresta Denpasar, AKP Ketut Sukadi, mengatakan, insiden tersebut bermula sekitar pukul 21.00. Awalnya dua kelompok buruh proyek yang beda aliran perguruan persilatan pesta arak bersama di bedeng proyek.

Kelompok perguruan silat Pagar Nusa, yaitu M. Haikael Torip Balnasi (21), Muhamad Rivaldi Bahri (18) dan Muhamad Jufri (21) minum miras dengan buruh proyek lainnya dari kelompok IKS Kera Sakti, yakni Marsel Ikbal (22), Antonius Rato Pati (23). “Tiba-tiba di tengah pesta arak itu, terjadi perselisihan di antara mereka. Mereka saling ejek terkait perguruan masing-masing,” kata Sukadi, Selasa (7/11/2023).

Perselisihan itu, sempat ditengahi oleh buruh proyek lainnya. Dan saksi menyuruh kelompok perguruan Pagar Nusa pergi istirahat. Rupanya Marsel dan Antonius masih kesal dan tidak terima. Karena pengaruh alkohol, mereka mencari ketiga korban ke kamarnya dan langsung melakukan penganiayaan. “Para korban (kelompok Pagar Nusa) dianiaya dengan balok, kayu, kapak dam linggis. Para korban saat kejadian tidak menyangka diserang secara tiba-tiba,” beber Sukadi.

Keributan itu lantas dilerai oleh buruh proyek lainnya dan warga sekitar. Dalam peristiwa itu, M. Haikael asal Bondowoso, mengalami luka-luka di kepala dan rusuk kanan. Sedangkan, Muhamad Rivaldi, luka di hidung dan mengeluarkan darah. “Para korban dilarikan ke RS Bali Mandara. Sedangkan para pelaku ditangkap dan dibawa ke Polsek Densel,” pungkasnya. (124)